Nyong Nona Manado

2 Finalis Nyong Nona Manado 2022 Undur dari Pemilihan, Timothy dan Margie, Ini Alasan Mereka

Keduanya undur diri karena permintaan Malam Final Nyong Nona Manado 2022 yang akan digelar Jumat 8 Juli bertepatan Hari Sabat.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Handhika Dawangi
Istimewa
Dua finalis Pemilihan Nyong Nona Manado, Alexander Timothy Manueke dan Margie Gumogar menyampaikan surat pengunduran diri dari pemilihan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar mengejutkan datang dari ajang pemilihan Nyong Nona Manado 2022 yang tengah berlangsung.

Dua finalis, Alexander Timothy Manueke dan Margie Gumogar mengundurkan diri dari pemilihan.

Timothy dan Margie menyampaikan surat pengunduran diri ke Panitia Pemilihan Nyong Nona Manado 2022 pada Selasa 28 Juni 2022.

Dua finalis Pemilihan Nyong Nona Manado, Alexander Timothy Manueke dan Margie Gumogar menyampaikan surat pengunduran diri dari pemilihan.

Dua finalis Pemilihan Nyong Nona Manado, Alexander Timothy Manueke dan Margie Gumogar menyampaikan surat pengunduran diri dari pemilihan. (Istimewa)

Apa pasal? Keduanya undur diri karena permintaan Malam Final Nyong Nona Manado 2022 yang akan digelar Jumat 8 Juli bertepatan Hari Sabat.

Diketahui, keduanya adalah penganut Kristen Advent.

"Kami telah meminta agar final dipindah hari tapi panitia tak memenuhinya. Dengan berat hati saya dan Margie mengundurkan diri," kata Timothy, kepada Tribunmanado.co.id, Rabu (29/06/2022).

Tribun mendapat foto surat pengunduran diri Timothy dan Margie.

Dalam surat itu, mereka menyatakan,

Adapun alasan pengunduran diri saya karena malam final yang dilaksanakan pada hari Jumat, 8 Juli 2022 bertepatan dengan hari Ibadah saya, karena saya adalah seorang Kristen Advent yang beribadah mulai hari Jumat matahari terbenam hingga Sabtu matahari terbenam, dan atas keyakinan saya sebagai penganut Advent yang taat, saya tidak dapat mengikuti kegiatan malam final tersebut.

Baik Timothy maupun Margie termasuk dalam daftar finalis yang masuk 11 besar dan melangkah ke tahapan pemilihan selanjutnya.

Mereka pun menitip pesan agar Pemilihan Nyong Nona Manado selanjutnya, bisa memberikan ruang bagi peserta untuk menjalankan ajaran agamanya.

"Bukan hanya Kristen Advent tapi semua agama sebagai wujud toleransi," kata Margie.

Susan Palilingan, Ibu Timothy menyesakkan sikap panitia yang tak memberi ruang bagi peserta yang meminta kebijakan malam final ditunda.

"Saya kira Kota Manado yang berpredikat kota toleran tak akan muncul persoalan seperti ini tapi faktanya terjadi," kata Susan yang notabene penyandang gelar Nona Manado Tahun 1997 dan Runner Up 1 Noni Sulut 1997.

Susan mengakui, sempat mengupayakan agar malam final dipindah. Ia meminta kebijakan Wali Kota Manado, Dinas Pariwisata Kota Manado namun upaya itu gagal.

"Semoga di pelaksanaan Nyong Nona Manado selanjutnya lebih baik," kata Susan.(ndo)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved