KKB Papua

KKB Papua Peringatkan Presiden Jokowi, Jubir OPM Sebby Sambom: 'Jangan Coba-coba Ambil Hak Kami'

Jubir OPM Sebby Sambom kembali mengancam pemerintah Indonesia terkait rencana Daerah Otonomi Baru (DOB).

Editor: Frandi Piring
Dok. Istimewa
Jubir OPM Sebby Sambom KKB Papua Peringatkan Pemerintah Pusat soal DOB Papua. Sesumbar berkata 'Jangan Coba-coba Ambil Hak Kami'. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - "Jangan coba-coba mengambil hak kami orang Papua," tegas Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPN-PB OPM, Sebby Sambom saat kembali melontarkan ancaman berupa peringatan terhadap pemerinta pusat Indonesia.

Sebby Sambom kembali mengancam pemerintah Indonesia terkait rencana Daerah Otonomi Baru ( DOB ).

Ia memdesak Presiden Jokowi dan jajaran pemerintah untuk segera cabut Rancangan UU Pemekaran DOB di seluruh Tanah Papua.

Ancaman itu disampaikan Sebby Sambom dalam pesan suara yang diterima Tribun-Papua.com Senin (27/6/2022).

"Papua saat ini darurat militer. Jakarta memaksakan untuk rancangan undang-undang pemekaran DOB itu dilakukan," katanya.

Katanya, Papua ini diciptakan bukan untuk Pemerintah Pusat," ujarnya.

Lebih lanjut, Sebby menegaskan agar Jakarta, melalui Komisi II DPR RI beserta Presiden Joko Widodo (Jokowi)

segera mencabut rancangan UU pemekaran Provinsi di Papua.

"Kalau hal itu dipaksakan, kami akan perintahkan siapapun orang indonesia akan dibunuh.

Kalian semua adalah kolonialisme. Jangan coba-coba mengambil hak kami orang Papua," tegasnya.

Menurut Sebby, seluruh orang Papua harus bergabung, untuk melawan dan menolak daerah otonomi baru.

"Saya mau kasih tau untuk seluruh orang Papua, baik gubernur, ASN, pemuda, harus tolak itu produk Jakarta.

Jangan mau terima hal itu, mereka akan rampas hutan milik Papua," katanya.

Ia menambahkan, untuk Pemerintah Pusat segera cabut rancangan UU DOB, karena itu tidak ada manfaat untuk orang Papua.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved