Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Koalisi Partai Politik

Hasto Tegaskan Tertutup Koalisi dengan PKS, Singgung Kedekatan Prabowo, Cak Imin dan Megawati

Konstelasi politik menghadapi Pemilu dan Pilpres 2024, parpol semakin terpola ke beberapa poros. Saat ini ada yang memprediksi

Editor: Aswin_Lumintang
Youtube Setpres/Screenshot
Presiden Jokowi berjalan dengan 7 Ketum Parpol sebelum Reshuffle Kabinet. Megawati hingga Prabowo. 

Sementara, Hasto turut menanggapi soal koalisi yang dibangun oleh Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Hasto mengatakan, PDIP mengapresiasi soal terbentuknya kerja sama antar dua parpol tersebut. Tak hanya itu, PDIP juga menyampaikan ucapan selamat untuk NasDem dan PKS.

"Ya itu bagus sekali ada partai yang secara dini membangun koalisi antara Nasdem dengan PKS. PDI Perjuangan mengucapkan selamat atas koalisi Nasdem dan PKS tersebut," kata Hasto.

Hasto pun mengatakan, bahwa PDIP tidak mau masuk ke dalam pusaran koalisi yang kini coba dibangun oleh parpol.

Namun, kata Hasto, PDIP memiliki keyakinan bahwa jalan yang harus ditempuh saat ini adalah turun ke bawah dan menyerap aspirasi masyarakat.

Terkhusus, membantu masyarakat dalam memulihkan kondisi akibat dampak pandemi.

"Tetapi bagi PDI perjuangan keyakinan yang kami tempuh adalah turun ke bawah ke desa-desabmenyerap aspirasi masyarakat desa, membantu memulihkan dari dampak pandemi (Covid) 19," ucap Hasto.

Tutup Pintu Buat PKS-Demokrat

PDIP secara jelas menyatakan tak akan membangun kerja sama politik dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto saat ditanya kemungkinan bergabung dengan koalisi NasDem dan PKS dalam Pemilu 2024.

"Ya kalau dengan PKS tidak," kata Hasto.

Daftar Calon Capres 2024 dari Nasdem, Diusulkan 34 DPW di Rakernas Nasdem 2022. Ganjar dan Anies Mendominasi.
Daftar Calon Capres 2024 dari Nasdem, Diusulkan 34 DPW di Rakernas Nasdem 2022. Ganjar dan Anies Mendominasi. (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Hasto pun tak menjelaskan secara gamblang alasan kenapa PDIP enggan berkoalisi dengan PKS.

Tak hanya itu, Hasto mengatakan tak mudah untuk berkoalisi dengan Partai Demokrat dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Menurut Hasto, dalam berbagai dinamika politik di Tanah Air menunjukkan bahwa kedua partai tersebut tidak mudah untuk berkoalisi.

"Kalau saya pribadi sebagai Sekjen memang tidak mudah untuk bekerja sama dengan Partai Demokrat karena dalam berbagai dinamika politik menunjukan hal itu," kata Hasto.

Baca juga: 1.170 Calon Mahasiswa Lulus SBMPTN di Universitas Negeri Manado, Rektor Unima: Banyak Selamat!

Baca juga: Wali Kota Bitung Maurits Mantiri Suport Langkah KSP Kepemimpinan Moeldoko

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved