Internasional

Akhirnya Hakim Buka Lagi Kasus Kematian Diego Maradona yang Banyak Misteri, 8 Tersangka Siap Diadili

Kematian Maradona menyisakan misteri, karena tim medis yang merawat mantan pelatih Timnas Argentina itu dinilai melakukan malapraktik

Editor: Finneke Wolajan
Action Images/Carl Recine/File Photo
Misteri kematian Diego Maradona 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kematian Diego Maradona masih menyimpan banyak misteri

Diketahui, Maradona meninggal di usia 60 tahun pada 25 November 2020 lalu

Kasus kematian legenda sepak bola Argentina ini masih belum jelas dan menyimpan banyak misteri

Hakim Argentina akhirnya membuka kembali kasus tersebut. 

Baca juga: Ternyata Diego Maradona Dimakamkan Tanpa Jantung, Setahun Disembunyikan

Baca juga: Gereja Maradona Pertama Dibuka di Meksiko, Punya Hari Paskah Tersendiri

Kabarnya, ada delapan tersangka yang siap diadili.

Kematian Diego Maradona menyimpan banyak misteri
Kematian Diego Maradona menyimpan banyak misteri (Kloase/Tribunmanado)

Dilansir Marca, pada Rabu (24/6/2022) kemarin, hakim tersebut menetapkan delapan tersangka akan diadili.

Delapan tersangka tersebut adalah dokter dan perawat yang merawat Maradona.

Ahli bedah otak sekaligus dokter pribadi Maradona, Leopoldo Luque, adalah salah satu dari delapan tersangka tersebut.

Selain itu, ada juga nama Agustina Cosachov, seorang psikiater yang ditugaskan mendampingi Maradona selama perawatan.

Baik Luque maupun Cosachov, keduanya diduga menjadi tersangka utama dalam kematian Maradona.

Luque dan Cosachov diduga melakukan kelalaian medis yang mengakibatkan kematian legenda Timnas Argentina tersebut.

Meski sudah menetapkan delapan tersangka, pengadilan Argentina baru akan memulai sidang setelah akhir 2023 atau awal 2024.

Masih ada waktu satu tahun lebih untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kematian Maradona.

Diketahui, Maradona meninggal di usia 60 tahun pada 25 November 2020 lalu.

Kematian Maradona diduga karena gangguan pernapasan dan jantung saat dirinya menjalani perawatan pascaoperasi pembekuan darah di otaknya.

Diego Armando Maradona menonton laga Argentina vs Nigeria di Saint Petersburg Stadion, Rusia, Selasa (26/6) waktu setempat.
Diego Armando Maradona menonton laga Argentina vs Nigeria di Saint Petersburg Stadion, Rusia, Selasa (26/6) waktu setempat. (REUTERS/Murad Sezer))

Namun, kematian Maradona menyisakan misteri, karena tim medis yang merawat mantan pelatih Timnas Argentina itu dinilai melakukan malapraktik.

Tim medis diduga tidak merawat Maradona dengan layak selama masa pemulihan.

Oleh karena itu, kematian Maradona pun diselidiki oleh pihak berwenang di Argentina sejak 2021 lalu.

Artikel ini tayang di Kompas.TV

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved