Nasional
Sosok Muhammad Lutfi, Mantan Menteri Perdagangan yang Tak Jadi Tersangka, Diperiksa Kejagung 12 Jam
Mantan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, telah diperiksa Kejaksaan Agung RI. Berikut profil lengkapnya.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Mantan Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, telah diperiksa oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Rabu (22/6/2022).
Lutfi diperiksa sebagai saksi dugaan kasus korupsi pemberian izin ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya.
Lutfi diperiksa selama 12 jam.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung), Supardi.
Menurut Supardi, Muhammad Lutfi akan diperiksa Kejagung kemarin, Kamis (23/6/2022).
"Betul (Eks Mendag) Muhammad Lutfi diperiksa," kata Supardi sebagaimana diberitakan Tribunnews.com sebelumnya.
Profil M Lutfi
Diketahui belum lama ini, tepatnya pada Rabu (15/6/2022) lalu, Muhammad Lutfi baru saja dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Perdagangan.
Posisi Mendag tersebut pun digantikan oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.
Lantas siapakah sosok Muhammad Lutfi ini?
Berikut Profil Muhammad Lutfi yang telah dirangkum Tribunnews.com dari berbagai sumber.
Dilansir Kompas.com, Muhammad Lutfi lahir di Jakarta pada 16 Agustus 1969.
Baca juga: Akhirnya Terungkap Fakta yang Ditemukan Penyidik Saat Periksa Mantan Mendag Lutfi Selama 12 Jam
Baca juga: Ramalan Shio Hari ini Kamis 23 Juni 2022, Shio Naga Bersenang-senang, Cek Ramalan Shio Anda
Lutfi diketahui merupakan lulusan dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat tahun 1992.
Sebelumnya masuk ke dalam pemerintahan, Lutfi merupakan seorang pengusaha yang terbilang sukses.
Lutfi bahkan tercatat pernah menduduki posisi sebagai Ketua Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia untuk Jakarta Yang Lebih Baik (Hipmi Jaya) periode 1998-2001.
Selepas dari Hipmi Jakarta, Muhammad Lutfi terpilih menjadi Ketua DPP Himpi selama periode 2001-2004.
Lutfi adalah salah satu dari enam menteri baru yang masuk di Kabinet Indonesia Maju saat Presiden Jokowi melakukan perombakan para pembantunya pada akhir 2020 lalu.

Pada saat itu Lutfi masuk ke kabinet periode kedua pimpinan Jokowi untuk menggantikan posisi Agus Suparmanto yang direshuffle.
Diketahui Lutfi bukan merupakan wajah baru di pemerintahan, sebelumnya Lutfi pernah menjabat beberapa posisi strategis di lingkaran istana.
Lutfi pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan masa jabatan 14 Februari 2014-20 Oktober 2014.
Kala itu, ia dilantik sebagai Mendag untuk mengantikkan posisi Gita Wirjawan. Masih di era SBY, Muhammad Lufti juga sempat menjabat posisi lain setingkat menteri.
Yakni sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 2005-2009, lalu Duta Besar Indonesia untuk Jepang pada 2010-2013.
Baca juga: Ramalan Shio Hari ini Kamis 23 Juni 2022, Shio Naga Bersenang-senang, Cek Ramalan Shio Anda
Baca juga: Gempa Bumi 5,9 SR Guncang Afghanistan, 1000 Orang Tewas dan 2000 Rumah Hancur
Saat menjabat Kepala BKPM, usianya kala itu masih 36 tahun dan Muhammad Lutfi tercatat sebagai Kepala BKPM termuda di Indonesia.
Saat mengomandani badan yang mengurusi investor tersebut, Muhammad Lutfi memperkenalkan fasilitas pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), yang saat ini menjadi sumber daya tarik bagi para investor asing.
Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Minyak Goreng
Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung), Supardi mengatakan Muhammad Lutfi akan diperiksa oleh Kejaksaan Agung pada Rabu (22/6/2022).
Pemeriksaan Lufti tersebut terkait dugaan kasus korupsi pemberian izin ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya, termasuk minyak goreng pada periode 2021-2022.

Menurut Supardi, Muhammad Lutfi nantinya diperiksa dalam statusnya sebagai saksi.
Namun, dia tidak merinci terkait materi pemeriksaan yang bakal digali kepada Muhammad Lutfi.
"(Diperiksa) saksi," pungkasnya.
Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja mencopot Muhammad Lutfi dari jabatannya sebagai Menteri Perdagangan (Mendag) pada Rabu (15/6/2022).
Jabatannya kini digantikan oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas.
Baca juga: BACAAN ALKITAB - Efesus 4:22 Selamat Tinggal Masa Lalu
Baca juga: Lantai Keramik dan Dinding Gereja Syalom Sentrum Amurang Retak, Pemkab Undang Tim Ahli
Dalam kasus ini, Kejaksaan Agung RI diketahui telah menetapkan lima orang sebagai tersangka.
Mereka adalah Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Pedagangan Indrasari Wisnu Wardhana dan Lin Che Wei (LCW) alias Weibinanto Halimjati selaku pendiri dan analis Independent Research & Advisory Indonesia.
Lalu, tiga orang lainnya merupakan pejabat dari perusahaan eksportir yaitu Stanley MA selaku Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group, Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, dan Picare Tagore selaku General Manager PT Musim Mas.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PROFIL Muhammad Lutfi, Mantan Mendag yang Bakal Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Minyak Goreng.