Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional Pemerintahan

Djarot Saipul Hidayat Janji Tuntaskan Kemiskinan di Jakarta Bersama Ahok Jika Diberi Kesempatan Lagi

Djarot Saipul Hidayat singgung kesempatan pimpin DKI Jakarta bersama Ahok kembali. Janji tuntaskan masalah kemiskinan rakyat

Editor: Frandi Piring
tribunnews.com/Ihsanuddin
Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama dan wakilnya Djarot Saiful Hidayat menghadiri pengumuman calon kepala dan wakil kepala daerah PDI-P di Kantor DPP PDI-P Jakarta, Selasa (20/9/2016). Djarot singgung kesempatan kedua pimpin Jakarta, tangani kemiskinan rakyat. 

Ketimbang membuat acara balapan mobil listrik, Djarot menilai lebih baik dana tersebut digunakan untuk membangun rumah susun.

Dengan begitu, kata Djarot, maka bisa membantu masyarakat miskin dan juga lebih efektif untuk mengurangi angka kemiskinan.

"Jadi jangan hanya dipoles kita apresiasi ini hari ulang tahun Jakarta hajatan.

Gotong-royong diganti kolaborasi, hal-hal semacam ini cuma diksi-diksi saja, tidak membumi.

Padahal, penting apa yang filosofi, apa yang dia kerjakan," ucap Djarot.

Lebih lanjut, Djarot mengatakan, apabila dirinya dan Basuki Tjahaja Purnama alis Ahok diberi kesempatan sekali lagi memimpin DKI Jakarta,

maka ia memastikan angka kemiskinan akan turun.

Bahkan, Djarot mengklaim dengan menyebutkan angka kemiskinan bisa turun hingga di bawah 5 persen jika dirinya dan Ahok memimpin Jakarta.

"Kalau dulu bersama Pak Ahok diberikan satu kesempatan lagi itu saya pastikan di bawah 5 persen (angka kemiskinan)," kata Djarot.

Lantas, ketika disinggung soal akan maju dengan siapa jika dicalonkan dalam Pilkada 2024 di DKI Jakarta, Djarot enggan memberi tanggapan.

"Kalau itu masih panjang," ucap Djarot.

Sementara itu, Sekretaris Nasional Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Dika Moehamad, menyebut masalah kemiskinan di Ibu Kota tidak diperhatikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta selama ini hanya fokus kepada pembangunan infrastruktur di Ibu Kota.

"Angka kemiskinan semakin menggunung, sementara perhatian pemerintah DKI Jakarta tak pernah sepenuh hati," kata Dika melalui keterangan resminya, Selasa (21/6/2022).

"Mereka malah sibuk memoles diri dengan merevitalisasi trotoar, membangun jembatan,

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved