Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kriminal

Tega Tikam Istri Sendiri Hingga Tewas, Motif Pelaku Pria Asal Minahasa Tenggara Terkuak

Sang suami tega menikam istrinya di beberapa bagian tubuh. Akibatnya, sang istri pun tewas dengan luka tikaman di tubuhnya.

Editor: Ventrico Nonutu
Tribunnews
Ilustrasi. Pria asal Minahasa Tenggara tega menikam istrinya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Warga Ratahan, Minahasa Tenggara, baru-baru ini dihebohkan dengan kasus penikaman.

Terlibat dalam aksi penikaman itu yakni pasangan suami istri.

Sang suami tega menikam istrinya di beberapa bagian tubuh.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Besok Rabu 22 Juni 2022, Bandung Hujan Sedang, Manado Hujan Ringan

Baca juga: Potret Jokowi saat Ulang Tahun ke- 61, Sampaikan Terima Kasih

Akibatnya, sang istri pun tewas dengan luka tikaman di tubuhnya.

Dalam pengembangan kasus tersebut, sejumlah fakta pun terkuak.

Korban penikaman dibawa ke Puskesmas Ratahan Mitra. Penikaman oleh seorang suami kepada istrinya sendiri.
Korban penikaman dibawa ke Puskesmas Ratahan Mitra. Penikaman oleh seorang suami kepada istrinya sendiri. (Istimewa)

Sejumlah fakta terus dikuak penyidik Kepolisian Sektor (Polsek) Ratahan terkait kasus penikaman di Ratahan, Senin (20/6/2022).

Kapolsek Ratahan, AKP Nohfri Maramis, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/6/2022) ikut membeberkam titik tusukkan yang ditancapkan pelaku R kepada korban F yang tidak lain adalah istrinya.

"Korban mengalami 9 tusukkan. Di dada kiri 3 lubang, punggung kiri 1 lubang, dada tengah satu lubang, dada kanan 1 lubang, tangan kanan 2 lubang, ketiak kiri 1 lubang," urainya.

Kasus ini terjadi pada Senin sekitar pukul 15.30 Wita di depan bengkel sepeda motor di Kelurahan Tosuraya, Kecamatan Ratahan, Minahasa Tenggara.

Usai melakukan aksinya, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Ratahan sesaat usai kejadian.

Kronologinya, sore itu korban sedang menunggu sepeda motornya untuk diperbaiki di bengkel tersebut.

“Korban yang sedang duduk di depan bengkel tiba-tiba didatangi pelaku yang langsung menikam beberapa bagian tubuh korban menggunakan pisau badik secara membabi-buta,” jelas Kapolres Mitra.

Tikaman tersebut membuat korban jatuh tersungkur di TKP, sedangkan pelaku berjalan kaki menuju Mapolsek Ratahan untuk menyerahkan diri.

Sementara korban langsung dilarikan warga ke Puskesmas Ratahan, namun nyawanya sudah tak tertolong lagi.

“Namun ketika sampai di Puskesmas Ratahan, korban sudah meninggal dunia akibat mengalami luka tikaman yang cukup parah di beberapa bagian tubuhnya,” terang Kapolsek.

Kolase foto Kapolsek Ratahan, AKP Nohfri Maramis dan korban penikaman saat berada di Rumah Sakit
Kolase foto Kapolsek Ratahan, AKP Nohfri Maramis dan korban penikaman saat berada di Rumah Sakit (tribunmanado.co.id/Kharisma Kurama)
Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved