Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Terungkap Alasan NasDem Tak Usung Nama AHY Maupun Prabowo Subianto Sebagai Capres 2024

Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya mengungkapkan alasan DPW Partai NasDem tak mengusung nama AHY maupun Prabowo Subianto sebagai Capres 2024.

Editor: Isvara Savitri
Rizal Bomantama/Tribunnews.com
Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Partai NasDem telah merekomendasikan beberapa nama untuk menjadi Calon Presiden 2024.

Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masuk dalam beberapa nama tersebut.

Di sisi lain, ada beberapa tokoh yang tidak direkomendasikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem.

Nama-nama tersebut adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya, angkat suara terkait rekomendasi tersebut.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Nasdem, Willy Aditya
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Nasdem, Willy Aditya (Rizal Bomantama/Tribunnews.com)

Baik Prabowo maupun AHY sempat bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di NasDem Tower pada awal Juni lalu.

Willy mengatakan, hal itu didasari karena DPW NasDem tidak menginginkan adanya sosok yang berpengaruh dalam partai lain untuk diusulkan sebagai Capres.

"Iya tentu proses rekomendasi ini kita dengar langsung tadi mungkin teman-teman di DPW memiliki catatan yang tidak menginginkannya asosiasi figur yang terlalu dominan ke partai politik tertentu," kata Willy saat jumpa pers di agenda Rakernas Nasdem, di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/6/2022).

Baca juga: Lowongan Kerja PT Kaltim Prima Coal, Terima Lulusan D4-S2

Baca juga: Pohon Tumbang di Likupang Minut Sempat Tutupi Jalan, Kapolsek Langsung Turun

Hal itu, kata Willy, merupakan kondisi yang wajar, mengingat tidak ada ketua umum partai lainnya lagi yang diusulkan DPW NasDem menjadi capres.

Kendati demikian, terkait siapa sosok yang akan diusung nantinya oleh Partai NasDem, Willy mengatakan kalau hal itu merupakan wewenang dari Surya Paloh selaku Ketua Umum.

"Pertimbangannya jauh lebih kepada asosiasi yang sangat kental dengan partai tertentu sehingga itu menjadi preferensi bagi teman-teman di wilayah untuk tidak menyebut nama itu tadi," kata dia.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyikapi pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu.
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyikapi pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu. (ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA via Kompas.com)

Kendati begitu, Willy memastikan kalau silaturahmi antar partai politik akan tetap terjalin meski ada beberapa elite partai yang tidak masuk dalam rekomendasi capres.

Sebab kata dia, Partai NasDem tidak akan bisa maju mengusung capres sendiri tanpa menjalin koalisi dengan partai lain.

Akan tetapi, Willy memastikan Partai NasDem tidak dapat memaksakan siapa yang akan diusung menjadi capres termasuk jika sudah menjalin koalisi.

Baca juga: Apakah Surya Paloh Penyebab Menteri Pertanian SYL Batal Di-reshuffle? Terkesan Mendadak Temui Jokowi

Baca juga: Informasi Daftar Ruas Jalan yang Menerapkan Ganjil Genap, Pastikan GPS Aktif

"Mungkin ya kalau belum jodoh kan nggak mungkin kita kawin paksa akan jadi, nanti kita lihat siapa lah dari nama-nama yang muncul itu yang ada partai-partai yang tertarik lalu kemudian kita membangun koalisi bersama-sama," kata Willy.

Sebanyak 34 petinggi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem memberikan usulan atau rekomendasi nama sosok untuk menjadi bakal calon Capres yang akan diusung Partai NasDem pada Pilpres 2024 nantinya.

Adapun usulan itu diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem untuk nantinya ditentukan tiga nama oleh DPP.

Partai Gerindra siap mendeklarasikan Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra sebagai Capres 2024.
Partai Gerindra siap mendeklarasikan Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra sebagai Capres 2024. (Istimewa/conny rumondor)

Berdasarkan rapat pleno yang dilakukan masing-masing DPW beberapa nama figur muncul.

Di mana dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) partai NasDem yang digelar pada Kamis (16/6/2022) ini, nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah dominan diusulkan oleh DPW Partai NasDem.

Jika ditotal ada 32 DPW Nasdem yang menjagokan orang nomor satu di DKI Jakarta itu maju sebagai Presiden.

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 13.30 WIB, Gadis SMP Tewas Tertabrak Mobil, Korban Bawa Motor Hendak Berbelok

Baca juga: Pantas Anggota KKB di Papua Pintar Gunakan Senjata, Ternyata Ada yang Latih

Disusul nama Ganjar Pranowo dengan total 29 DPW NasDem yang mengusulkan nama politisi PDI-P tersebut.

Selanjutnya ada nama Menteri BUMN Erick Thohir yang diusung oleh 16 DPW NasDem.

Tak hanya itu, terdapat juga beberapa nama dari dalam kader NasDem yang diusulkan oleh DPW.

Beberapa nama yang dimaksud yakni, Rachmad Gobel diusulkan dari 14 DPW NasDem; Ketua Umum Partai Surya Paloh; Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo serta Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni.(*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul NasDem Ungkap Alasan Prabowo Subianto dan AHY Tak Diusulkan 34 DPW Jadi Capres 2024.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved