Berita Boltim

14 Calon Jemaah Haji Asal Boltim Siap Berangkat, dari Kecamatan Kotabunan yang Paling Banyak

Calon Jemaah Haji asal asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang akan berangkat tahun 2022 ini adalah berjumlah 14 orang. 

Tribun Manado/Rustaman Paputungan
Kantor Kemenag Boltim. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Calon Jemaah Haji asal asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang akan berangkat tahun 2022 ini berjumlah 14 orang. 

Jemaah yang akan berangkat adalah jemaah yang sempat tertunda beberapa tahun lalu.

Demikian info dari Hidayat Bahmid, salah satu staf di bagian Seksi Bimas dan Haji Kantor Kementerian Agama Bolaang Mongondow Timur, 

Kepada Tribunmanado.co.id Selasa 14/6/2022, dia mengatakan sebenarnya Calon Jemaah Haji yang akan berangkat sebanyak 34 orang. 

"Hanya saja karena ada pengurangan kuota dan usia 65 tahun keatas belum bisa diberangkatkan, sehingga penetapan dari pusat, tinggal 14 orang untuk Boltim," ujar Hidayat Bahmid.

Lanjut Hidayat, mengenai calon jemaah haji yang sudah melunasi dan tidak jadi berangkat karena usia sudah 65 tahun keatas, tetap akan diberangkatkan.

"Namun untuk tahun ini masih dipending, karena masih tahap ujicoba, karena pandemi. 

Tidak selamanya begini, jadi tetap mereka akan diberangkatkan dan masih menunggu. Insya Allah tahun depan kalau sudah normal, mereka bisa berangkat semua," ujar Hidayat. 

5 Orang dari Kecamatan Kotabunan

Dari 14 calon jemaah haji, paling banyak dari Kecamatan Kotabunan, sebanyak 5 orang.

11 Calon Jemaah Haji dari kecamatan lain. Sementara dari Kecamatan Tutuyan untuk tahun ini belum ada yang berangkat.

Cerita Nurjannah, Calon Jemaah Haji Asal Desa Bulawan

Salah satu jamaah calon haji asal Desa Bulawan bernama Nurjannah (50), kepada Tribunmanado.co.id mengatakan perjuangannya untuk mendaftar. 

Nurjannah mengatakan dirinya mendaftar Calon Jemaah Haji sejak tahun 2012, dan baru dapat kesempatan naik haji tahun ini 2022.

Sebenarnya tahun 2019 akan berangkat, hanya saja, dua tahun masih tertunda karena kendala covid 19.

"Alhamdulillah karena masih dapat diberikan kesehatan dan tentu sangat bersyukur karena bisa berangkat haji tahun ini, mungkin karena sudah panggilan Allah SWT," ujar dia. 

Nurjannah berharap bagi yang belum bisa berangkat haji tahun ini, tahun depan semuanya akan berangkat.

"Karena kasihan juga sudah tua, ingin berangkat juga tapi apa boleh buat, karena faktor umur, juga faktor nomor pendaftaran atau nomor porsi sangat jauh.

Karena yang berangkat ini, dekat nomor porsi (pendaftaran), dan masih dibawah 65 tahun. Ada juga biar nomor pendaftaran dekat, tapi umur tidak memungkinkan, maka belum bisa berangkat, ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved