Sains
Terungkap Peneliti Temukan Ekosistem Baru di Antartika, Isinya Belum Pernah Ditemukan
Peneliti menyebut ada ekosistem baru di bawah permukaan es Antartika. Ada biota laut yang hidup di dalamnya.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Peneliti menemukan ekosistem baru di bawah permukaan es di Antartika.
Ekosistem ini disebut belum pernah ditemukan di sungai bawah tanah.
Para peneliti menyebut, di dunia baru tersebut ada kawanan makhluk kecil.
Makhluk kecil tersebut seperti udang.
Dikutip dari Live Science, Sabtu (11/6/2022) habitat tersembunyi tersebut tepatnya terselip di bawah Larsen Ice Shelf, lapisan es besar yang mengapung dan menempel di pantai timur semenanjung Antartika.

Foto satelit menunjukkan alur yang tak biasa di Larsen Ice Shelf.
Peneliti mengidentifikasi fitur aneh sebagai sungai di bawah permukaan es.
Untuk mengetahui lebih lanjut, peneliti pun mengebor sekitar 500 meter di bawah permukaan es menggunakan selang air panas yang kuat untuk mencapai runag bawah tanah itu.
Saat peneliti mengirim kamera ke bawah melalui terowongan es bekas pengeboran, ratusan bintik kecil buram di air membuat kabur video.
Awalnya, tim mengira peralatan mereka rusak.
Baca juga: Jalin Kedekatan dengan Erina Gudono, Kaesang Pangarep Direstui Netizen
Baca juga: PDIP Ciki Ron Nasdem Masih Punya Joker, Demokrat Miliki Kartu Truf. Peta Politik Pilgub Sulut
Tetapi setelah memfokuskan kembali kamera, mereka menyadari bahwa lensa itu dipenuhi oleh krustasea kecil yang dikenal sebagai amphipoda.
Peneliti pun terkejut karena tak menyangka akan menemukan jenis kehidupan apa pun sejauh ini di bawah permukaan es.
Sebab sebelumnya, tak diketahui jika tempat tersebut menyembunyikan kehidupan.
"Menemukan semua hewan yang berenang di sekitar kamera kami, menunjukkan bahwa jelas ada ekosistem penting yang ada di sana," kata Craig Stevens, ahli kelautan fisik di National Institute of Water and Atmospheric Research (NIWA) di Auckland, New Zealand, dalam sebuah pernyataan.
Para ahli sendiri telah lama menduga bahwa ada jaringan sungai, danau, dan muara yang luas di bawah Antartika, tetapi sampai sekarang fitur-fitur ini kurang dipelajari.
