Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Manado

Cerita Sonu Ibrahim, Penjual Saraba 8 Rasa di Manado: Setiap Jualan Pasti Habis Tidak Tersisa

Sonu Ibrahim adalah salah satu penjual saraba yang cukup terkenal di Mahawu, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Ferdi Guhuhuku
Sonu Ibrahim nampak sibuk membuat martabak, Senin (13/6/2022). Sonu adalah pedaganng yang terkenal dengan saraba 8 rasa di Mahawu, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Sulawesi Utara. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Saraba, minuman dengan sari jahe dan rempah yang dicampur dengan susu.

Minuman ini berasal dari Sulawesi, dan cukup terkenal di kalangan masyarakat khususnya di Kota Manado

Sonu Ibrahim adalah salah satu penjual saraba yang cukup terkenal di Mahawu, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Kepada tribunmanado.co.id, Senin (13/6/2022), Sonu menuturkan, selain berjualan saraba, ia juga jualan martabak dan pisang molen.

Sonu Ibrahim, pedaganng yang terkenal dengan saraba 8 rasa di Mahawu, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Sonu Ibrahim, pedaganng yang terkenal dengan saraba 8 rasa di Mahawu, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Sulawesi Utara. (tribunmanado.co.id/Ferdi Guhuhuku)

Tempat jualannya buka dari pukul 15.00 Wita hingga pukul 22.00 Wita. 

Sudah 23 tahun lamanya Sonu Ibrahim menggeluti usaha ini. 

Warga di Kota Manado banyak yang sudah kenal dengan saraba khas Sonu Ibrahim

Ia dikenal dengan sarabanya yang memiliki 8 rasa.

Pada umumnya penjual saraba hanya menyediakan 1 rasa, tetapi milik Sonu Ibrahim memiliki 8 rasa yang berbeda-beda. 

Untuk harganya sendiri masih cukup murah mulai Rp 5 ribu, sampai Rp 15 ribu. 

-  Rasa Madu
 - Brown Coffee
- Rasa telur Puyu
- Komplit Telur Ayam
- Telur Ayam 
 - Orisinal 
 - Madu Telur Puyu 
  - Mentol

Sonu Ibrahim mengaku, awalnya ia mencoba membuat 5 rasa, dan akhirnya berhasil menarik banyak pelangang, baik seputar kota Manado maupun dari luar kota Manado.

"Setiap jualan pasti habis tidak tersisa," terang dia.

"Modal setiap kali jualan Rp 1 juta rupiah tetapi alhamdulillah keuntungan Rp 3 juta rupiah. Yang paling penting biar keuntungan kecil yang penting lancar," ujar Sonu Ibrahim

Sonu mengaku, hasir jualannya itu kini sudah bisa untuk bangun rumah, usaha bengkel motor hingga kebutuhan sehari-hari.

Rusia Dituduh Gunakan Senjata Pemusnah Massal, Bom yang Lebih Merusak dari Peledak Konvensional

Hasil Survei Charta Politika: PDIP Teratas, PPP dan PAN diambang Batas

Dokter Cantik Tepergok Berduaan Bersama Pria Beristri di Rumahnya, Wanita Sembunyi di Kamar Mandi

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved