Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Amerika Serikat Kewalahan Hadapi Krisis Energi, Joe Biden Malah Lempar Tudingan ke Rusia

Presiden AS Joe Biden malah menyalahkan Rusia atas krisis energi yang dialami Amerika Serikat

Editor: Alpen Martinus
EDUARDO MUNOZ/POOL PHOTO VIA AP
Presiden AS Joe Biden berpidato dalam Sidang Umum PBB ke-76 di markas besar PBB di New York, AS, pada Selasa (21/9/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Negara adidaya Amerika Serikat mulai cari kambing hitam terjadinya krisis energi.

Joe Biden mulai melempar tudingan terhadap perang antara Rusia dan Ukraina sebagai penyebabnya.

Presiden Joe Biden mengaku kewalahan menghadapi situasi seperti ini.

Baca juga: Joe Biden Beri Ukraina Senjata Paling Mematikan, Akankah Membawa Perubahan dalam Perang?


Presiden AS Joe Biden.(Brendan SMIALOWSKI / AFP)

Presiden AS Joe Biden malah menyalahkan Rusia atas krisis energi yang dialami Amerika Serikat, dengan mengatakan negaranya mungkin tidak dapat menghasilkan listrik yang cukup untuk memenuhi permintaan konsumen.

Dia sebagian menyalahkan konflik yang sedang berlangsung di Ukraina

Joe Biden mendeklarasikan darurat energi pada hari Senin, dengan mengatakan keamanan nasional dan kualitas hidup terancam oleh potensi kekurangan pasokan listrik.

Dia mengajukan Undang-Undang Produksi Pertahanan awalnya merupakan bagian dari upaya mobilisasi industri dalam menanggapi Perang Korea untuk memacu produksi panel surya dalam negeri dan bentuk energi “bersih” lainnya untuk meningkatkan pasokan listrik.

Baca juga: Joe Biden Pastikan tak Kirim Pasukan dan Kapal Perang ke Ukraina, Bergerak Jika Serang Anggota NATO

“Banyak faktor yang mengancam kemampuan Amerika Serikat untuk menyediakan pembangkit listrik yang cukup untuk melayani permintaan pelanggan yang diharapkan,” kata Biden dalam pernyataan daruratnya seperti diberitakan Rusia Today.

“Faktor-faktor ini termasuk gangguan pasar energi yang disebabkan oleh invasi Rusia ke Ukraina dan peristiwa cuaca ekstrem yang diperburuk oleh perubahan iklim.”

Peningkatan ketergantungan pada sumber energi terbarukan telah disalahkan atas gangguan pada layanan listrik di negara bagian seperti California dan Texas. 

Tenaga surya dan angin terputus-putus, sehingga periode permintaan yang tinggi tidak selalu diimbangi dengan pasokan.

Baca juga: Presiden AS Joe Biden Nyatakan Siap Kerahkan Militer Jika China Ganggu Taiwan

Misalnya, turbin angin membeku selama pembekuan musim dingin bersejarah tahun lalu di Texas, berkontribusi pada pemadaman yang menyebabkan 246 kematian dan setidaknya $ 195 miliar kerusakan.

Deklarasi darurat Biden termasuk pembebasan dua tahun dari tarif panel surya dari empat negara Asia Tenggara. 

Tarif yang diusulkan telah disalahkan karena menunda proyek surya besar di AS. Sekitar tiga perempat dari modul surya yang dipasang di AS diimpor dari Asia Tenggara.

Presiden menyalahkan Rusia atas rekor harga bahan bakar AS dan lonjakan inflasi ke level tertinggi 40 tahun. Dia juga mengaitkan krisis pangan global yang menjulang dengan konflik Rusia-Ukraina.

( Tribunpekanbaru.com ) 

Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved