Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pantas Tak Ada yang Berani Ganggu Indonesia, Ternyata Punya 7 Pasukan Khusus

Keberanian, kesabaran, dan strategi jitu adalah 'senjata' andal bagi pasukan elite di seluruh dunia kala menjalani operasi militer.

Editor: Alpen Martinus
tribunnews.com
Pasukan TNI AD, AL dan AU 

5. Yontaifib

Batalyon Intai Amfibi atau disingkat YonTaifib adalah satuan elit dalam Korps Marinir yang memiliki spesialisasi dalam operasi Pengintaian Amfibi (Amphibious reconnaissance) dan Pengintaian Khussus (Special reconnaissance).

Kesatuan ini sebanding dengan halnya Grup 3/Sandhi Yudha Kopassus dalam jajaran TNI Angkatan Darat.

Dahulunya satuan ini dikenal dengan nama KIPAM (Komando Intai Para Amfibi).

Untuk menjadi anggota YonTaifib, calon diseleksi dari prajurit marinir yang memenuhi persyaratan mental, fisik, kesehatan, dan telah berdinas aktif minimal dua tahun.

Salah satu program latihan bagi siswa pendidikan intai amfibi, adalah berenang dalam kondisi tangan dan kaki terikat, sejauh 3 km.

Dari satuan ini kemudian direkrut lagi prajurit terbaik untuk masuk kedalam Detasemen Jala Mengkara, pasukan elitnya TNI Angkatan Laut.

Bisa dikatakan, Yontaifib ini hantu lautnya TNI AU.

Bagaimana tidak, Yontaifib ini mempunyai kemampuan hebat dalam menaklukan lawan di laut.

Yontaifib mampu berinfiltrasi dan ekpsriltasi ke liwayah musuh.

Dan salah satu aksi Yountaifib yang banyak dikenang yakni, para prajuritnya berhasil menemukan dan mengangkat ke permukaan black box pesawat lion air JT 610 yang jatuh di laut kharawang pada tahun 2018.

Untuk masuk kepasukan ini sangat sulit, butuh 9 bulan seleksi dan bahkan dari 500 orang hanya 50 yang diterima.

6. Paskhas

Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (disingkat Korpaskhasau, Paskhas TNI AU atau sebutan lainnya Baret Jingga), merupakan pasukan (khusus) yang dimiliki TNI Angkatan Udara.

Paskhas merupakan satuan tempur darat berkemampuan tiga matra, yaitu udara, laut, darat.

Setiap prajurit Paskhas diharuskan minimal memiliki kualifikasi para-komando (Parako) untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional, kemudian ditambahkan kemampuan khusus kematraudaraan sesuai dengan spesialisasinya.

Tugas dan tanggung jawab Korpaskhas sama dengan pasukan tempur lainnya yaitu sebagai satuan tempur negara, yang membedakan yaitu dari semua fungsi paskhas sebagai pasukan pemukul NKRI

yang siap diterjunkan disegala medan baik hutan, kota, rawa, sungai, laut untuk menumpas semua musuh yang melawan NKRI.

Paskhas mempunyai Ciri Khas tugas tambahan yang tidak dimiliki oleh pasukan lain yaitu Operasi Pembentukan dan Pengoperasian Pangkalan Udara Depan (OP3UD) yaitu merebut

dan mempertahankan pangkalan dan untuk selanjutnya menyiapkan pendaratan pesawat dan penerjunan pasukan kawan.

Korpaskhas bertugas membina kekuatan dan kemampuan satuan Paskhas sebagai pasukan matra udara untuk siap operasional dalam melaksanakan perebutan sasaran

dan pertahanan objek strategis Angkatan Udara, pertahanan udara, operasi khusus dan khas matra udara dalam operasi militer atas kebijakan Panglima TNI.

7. Satuan 81 TNI AD

Nah buat yang belum tahu, Komando Pasukan Khusus atau yang disingkat Kopasus pada tahun 2018 lalu dinobatkan sebagai pasukan khusus terbaik di dunia oleh Nato.

Tapi ternyata di dalam kasus Kopasus ada pasukan super khususnya, yakni Satuan 81.

Satuan 81 Kopassus atau dulunya lebih dikenal sebagai SAT-81/Gultor adalah satuan di Kopassus yang setingkat dengan Grup dan merupakan Prajurit terbaik dari seluruh Prajurit TNI.

Kekuatan dari satuan ini tidak dipublikasikan secara umum mengenai jumlah personel maupun jenis persenjataannya yang dimilikinya, semua itu dirahasiakan Dansat-81/Kopassus saat ini dijabat oleh Kolonel Inf Willy Brodus Yos Rohadi.

Harus diketahui bahwa beberapa tahun belakang ini istilah Gultor dihilangkan dari satuan ini, bukan tanpa sebab melainkan karena kualifikasi yang dimiliki lebih dari penanggulan teror.

Sebagai pasukan khusus, kerahasian pasukan ini sangat terjaga.

Jumlah personil, persenjataan dan misi yang dijalankan sangat rahasia.

Salah satu aksi mereka yakni, saat melumpuhkan pelaku bom sarinah di tahun 2016 silam.

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved