Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Konflik Rusia dan Ukraina

Presiden Volodymyr Zelenskyy Tegaskan Hanya Ingin Bertemu Vladimir Putin untuk Mengakhiri Perang

Zelensky menilai negosiasi dengan Rusia sulit karena kekerasannya terhadap warga sipil.

Editor: Finneke Wolajan
Istimewa.
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy menegaskan soal ingin mengakhiri perang dengan Rusia

Volodymyr Zelenskyy mengatakan hanya ingin bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin untuk bernegosiasi terkait perang

Zelensky menilai negosiasi dengan Rusia sulit karena kekerasannya terhadap warga sipil.

Demikian pernyataan tersebut diungkapnya dalam sambungan video kepada audiensi di Forum Ekonomi Dunia di Davos pada Senin (23/5/2022),

Di sisi lain, Rusia telah membantah tudingan menargetkan warga sipil selama "operasi khusus" di Ukraina.

"Presiden Federasi Rusia yang memutuskan semuanya," kata Zelensky melalui seorang penerjemah, dikutip dari English Al Arabiya. 

"Jika kita berbicara tentang mengakhiri perang ini tanpa dia secara pribadi, keputusan itu tidak dapat diambil," imbuhnya.


Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy berbicara saat menggelar jumpa pers di Kota Kyiv (Kiev), Ukraina, Kamis (3/3/2022) waktu setempat. (AFP/SERGEI SUPINSKY)

Zelensky mengatakan penemuan pembunuhan massal di daerah yang diduduki oleh pasukan Rusia pada awal perang, khususnya di luar Kyiv, membuat lebih sulit untuk mengatur pembicaraan.

Ia juga tidak ingin melakukan diskusi dengan pejabat Rusia lain.

"Saya tidak dapat menerima pertemuan apa pun dengan siapa pun yang datang dari Federasi Rusia selain presiden (Vladimir Putin)," katanya.

"Dan hanya dalam kasus ketika ada satu masalah di (meja): menghentikan perang. Tidak ada alasan lain untuk jenis pertemuan lainnya," ujar pemimpin Ukraina ini.

Rusia dan Ukraina telah mengadakan pembicaraan secara sporadis sejak pasukan Putin menyerbu negara tetangganya itu pada akhir Februari.

Namun kedua belah pihak menyatakan negosiasi terhenti dan saling tuding.

Pekan lalu, Zelensky mengatakan kepada televisi Ukraina bahwa tidak mungkin menghentikan perang tanpa diplomasi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved