Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Idul Fitri

Niat Sholat Idul Fitri, Lengkap Tata Cara dan Bacaan Takbir

Baca niat sebelum melaksanakan sholat idul fitri.Berikut bacaan niat sholat idul fitri, latin dan terjemahan Indonesia.

TRIBUNNEWS / IRWAN RISMAWAN
Sejumlah umat muslim menunaikan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1436 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (17/7/2015). Salat Idul Fitri dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan diperkirakan diikuti oleh 150 ribu jamaah yang dipimpin oleh Imam Hasanudin Sinaga. 

Laa – ilaaha – illallaahu wahdah, shadaqa wa’dah, wanashara ‘abdah, – wa – a’azza – jundah, wahazamal – ahzaaba wahdah.

Laa – ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil – hamd.

Artinya:

Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah dan Allah Mahabesar.
Allah Mahabesar dan segala puji hanya bagi Allah

Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar
Allah maha besar dengan segala kebesaran,
Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya,
Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.
Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, munafiq dan musyrik membencinya.

Tiada Tuhan selain Allah dengan ke Esaan-Nya. Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan ke Esaan-Nya. Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar. Allah maha besar dan segala puji bagi Allah.

Untuk Khotbah yang pertama takbir dibaca 9 kali dan Khotbah yang kedua bacaan takbir dibaca 7 kali.

Pembacaan takbir dilakukan secara beruntun.

Dikutip dari situs resmi Muhammadiyah, Sekretaris PP Muhammadiyah, Agung Danarto mengimbau agar pelaksanaan Salat Idul Fitri dan perayaan ibadah lain dapat dilakukan secara khusyu’.

“Pimpinan Pusat Muhammadiyah menghimbau agar Salat Idul Fitri dan segenap rangkaiannya, seperti takbiran, pelaksanaan zakat fitrah, dan lain sebagainya dapat diselenggarakan dengan khusyu’ dan seksama,” kata Agung, beberapa waktu lalu.

Seluruh pelaksanaan rangkaian perayaan ibadah pada Idul Fitri 1443 H, lanjut Agung, harus dilaksanakan sesuai protokol kesehatan (prokes) covid-19. (*)

Telah tayang di:

Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved