Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Idul Fitri

Niat Sholat Idul Fitri, Lengkap Tata Cara dan Bacaan Takbir

Baca niat sebelum melaksanakan sholat idul fitri.Berikut bacaan niat sholat idul fitri, latin dan terjemahan Indonesia.

TRIBUNNEWS / IRWAN RISMAWAN
Sejumlah umat muslim menunaikan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1436 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (17/7/2015). Salat Idul Fitri dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan diperkirakan diikuti oleh 150 ribu jamaah yang dipimpin oleh Imam Hasanudin Sinaga. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Baca niat sebelum melaksanakan sholat idul fitri.

Berikut bacaan niat sholat idul fitri, latin dan terjemahan Indonesia.

dikutip dari Buku Panduan Muslimah oleh Ust. M. Syukron Maksum:

Niat Sholat Idul Fitri

"Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini lillahi ta’alaa"

Artinya:

Aku niat shalat sunah Idul Fitri dua rakaat karena Allah Ta'ala.

Untuk rakaat pertama, setelah takbiratul ihram dan membaca doa iftitah 7 kali takbir.

Setiap selesai sekali takbir disunahkan membaca,

Subhaanallaahi walhamdu lillahi wa laa ilaaha illallahu wallahu akbar

"Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar."

Setelah melakukan 7 kali takbir, bacaan shalat lainnya.

Diutamakan surat yang dibaca setelah bacaan Al Fatihah, dalam rakaat pertama adalah Surat Qaf atau Surat Al A'laa.

Sementara itu, rakaat kedua, takbir yang dilakukan pada rakaat pertama diulangi lagi.

Meski demikian, jumlah takbirnya sebanyak 5 kali.

Setelah itu, shalat berjalan seperti biasanya.

Surat yang dibaca setelah Al Fatihah, diutamakan Surat Al Ghasyiyah.

Setelah shalat dua rakaat, maka dilanjutan dua Khotbah.

Bacaan Takbir

Sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri, berdasarkan Buku Panduan Muslimah oleh Ust. M. Syukron Maksum, ada beberapa hal yang diSunahkan.

Di antaranya membaca takbir, mandi dan berhias, serta makan terlebih dahulu.

Inilah bacaan takbir yang dapat diucapkan sebelum sholat Idul Fitri atau malam Lebaran 2022, dilengkapi niat dan tata cara sholat Idul Fitri.

Bacaan Takbir Idul Fitri:

Dikutip dari lppl.bojonegorokab.go.id, berikut inibacaan takbir dalam tulisan Arab, latin dan artinya:

Versi Pendek

Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar. Allaahu akbar walillaahil hamd.

Artinya: “Allah maha besar Allah maha besar Allah maha besar. Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar Allah maha besar dan segala puji bagi Allah.”

Versi Lengkap

Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar..
Laa – ilaaha – illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil – hamd.
Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar…..
Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa,…
wasubhaanallaahi bukrataw – wa ashillaa.

Laa – ilaaha illallallahu walaa na’budu illaa iyyaahu
Mukhlishiina lahuddiin
Walau karihal – kaafiruun
Walau karihal munafiqun
Walau karihal musyriku

Laa – ilaaha – illallaahu wahdah, shadaqa wa’dah, wanashara ‘abdah, – wa – a’azza – jundah, wahazamal – ahzaaba wahdah.

Laa – ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil – hamd.

Artinya:

Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah dan Allah Mahabesar.
Allah Mahabesar dan segala puji hanya bagi Allah

Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar
Allah maha besar dengan segala kebesaran,
Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya,
Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.
Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, munafiq dan musyrik membencinya.

Tiada Tuhan selain Allah dengan ke Esaan-Nya. Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan ke Esaan-Nya. Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar. Allah maha besar dan segala puji bagi Allah.

Untuk Khotbah yang pertama takbir dibaca 9 kali dan Khotbah yang kedua bacaan takbir dibaca 7 kali.

Pembacaan takbir dilakukan secara beruntun.

Dikutip dari situs resmi Muhammadiyah, Sekretaris PP Muhammadiyah, Agung Danarto mengimbau agar pelaksanaan Salat Idul Fitri dan perayaan ibadah lain dapat dilakukan secara khusyu’.

“Pimpinan Pusat Muhammadiyah menghimbau agar Salat Idul Fitri dan segenap rangkaiannya, seperti takbiran, pelaksanaan zakat fitrah, dan lain sebagainya dapat diselenggarakan dengan khusyu’ dan seksama,” kata Agung, beberapa waktu lalu.

Seluruh pelaksanaan rangkaian perayaan ibadah pada Idul Fitri 1443 H, lanjut Agung, harus dilaksanakan sesuai protokol kesehatan (prokes) covid-19. (*)

Telah tayang di:

Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved