Berita Manado
Ini Hasil Rukyatul Hilal di MTC Manado, Berikut Penjelasan Kepala Kanwil Kemenag Sulut
Cuaca di sini juga sangat baik, sehingga mudah-mudahan Allah SWT meridhoi sehingga kita bisa melihat bulan
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Handhika Dawangi
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Utara (Sulut) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulut menyelenggarakan rukyatul hilal di MTC Manado, Minggu (1/5/2022).
Rukyatul hilal berlangsung sejak pukul 16.30 Wita guna menentukan awal 1 Syawal 1443 Hijriah atau Idul fitri 2022.
Ketua Tim Rukyatul Hilal, Frangky Suleman, mengatakan bahwa saat dipantau sekitar pukul 17.00 Wita, posisi matahari dan bulan berada di sebelah utara khatulistiwa.
"Posisi bulan atau hilal berada di sebelah utara matahari. Kemudian tinggi bulan hakiki itu sebesar 5° 9 menit 23 detik, sedangkan tinggi hilal mar'i 4° 48 menit 47 detik," jelas Frangky.
Frangky menyebut penampakan hilal tergantung posisi dan cuaca di Kota Manado, khususnya di arah barat saat matahari terbenam.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Seksi Data, Stasiun Geofisika BMKG Sulut, Edward Henry Mengko.
"Ada jeda setelah matahari terbenam kita bisa melihat bulan selama sekitar 19 menit. Sekitar menit ke-10 setelah matahari terbenam itu adalah kontras terbaik kita bisa melihat bulan," ujar Edward.
Edward mengatakan, meski terlihat, penampakan bulan nantinya hanya terlihat tipis.
Pasalnya, fraksi bulan yang tersinari hanya sekitar 0,22 persen.
"Cuaca di sini juga sangat baik, sehingga mudah-mudahan Allah SWT meridhoi sehingga kita bisa melihat bulan," tutup Edward.
Hilal Tak Terlihat hingga Matahari Terbenam
Kepala Kanwil Kemenag Sulut, Anwar Abubakar, mengatakan bahwa hilal tak nampak, tetap tidak bisa terlihat hingga matahari terbenam di Kota Manado.
"Mengingat kondisi cuaca di Sulut, awan cukup tebal walaupun berdasarkan hasil perhitungan BMKG Sulut dan Tim Rukyat Hilal bahwa ketinggian hilal sudah empat derajat," kata Anwar.
Anwar menyebut, hasil pemantauan ini akan segera dilaporkan ke Kemenag RI untuk dijadikan bahan sidang isbat penentuan 1 Syawal 1443 Hijriah.
Terkait Hari Raya Idul Fitri 2022, Anwar mengimbau masyarakat khususnya umat Islam agar menyambut Hari Kemenangan dengan suasa khidmat.
"Untuk takbiran Saya mengajak kita melaksanakan takbiran di masjid dan mushola bersama jamaah masing-masing. Tidak perlu turun ke jalan untuk pawai yang bisa menghambat lalu lintas," terang Anwar.
Anwar juga mengajak masyarakat Sulut menjaga situasi kondusif sampai seluruh rangkaian pelaksanaan Idul Fitri 2022.(*)