Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Perang Rusia Vs Ukraina

Pasukan Rusia Cegat Manuver Jet Tempur Ukraina ke Wilayah Bryansk

Pasukan Pertahanan Udara Rusia berhasil mencegah manuver pesawat tempur Ukraina masuk ke wilayah Bryansk.

Editor: Aswin_Lumintang
(KEMENTERIAN PERTAHANAN RUSIA via AP)
Foto dari video yang dirilis Kementerian Pertahanan Rusia pada Senin (4/10/2021) memperlihatkan, rudal hipersonik Zircon diluncurkan dari kapal selam oleh Angkatan Laut Rusia di Laut Barents. Militer Rusia mengatakan, mereka menembakkan rudal Zircon dari kapal selam nuklir Severodvinsk dan berhasil mencapai target. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOSKOW – Pasukan Pertahanan Udara Rusia berhasil mencegah manuver pesawat tempur Ukraina masuk ke wilayah Bryansk.

Ini satu di antara perkembangan situasi di Ukraina dan Rusia sepanjang Sabtu (30/4/2022). Di beberapa front tempur garis depan, Rusia juga menghancurkan instalasi militer Ukraina.

Sementara Menlu Rusia Sergei Lavrov menegaskan, setiap senjata yang datang ke Ukraina dari barat adalah target sah bagi angkatan bersenjata Rusia.

Konvoi panjang militer Rusia di dekat Kiev, Ukraina. (Maxar Technologies / Tangkap Layar CNN)
Konvoi panjang militer Rusia di dekat Kiev, Ukraina. (Maxar Technologies / Tangkap Layar CNN) ((Maxar Technologies / Tangkap Layar CNN))

Diplomat top Rusia juga menyatakan Moskow telah mengetahui rute yang digunakan untuk memasok senjata ke pihak Ukraina.

Pada Kamis (28/4/2022), DPR AS meloloskan RUU untuk memungkinkan Biden terlibat dalam kesepakatan pinjam meminjam peralatan militer dengan Ukraina dan negara-negara Eropa Timur lainnya.

Pemerintahan Biden telah memberi Ukraina bantuan keamanan senilai $3,4 miliar, termasuk lebih dari 5.500 rudal antitank Javelin, sejak Rusia meluncurkan operasi militernya ke Ukraina.

Rusia telah berulang kali mengecam aliran senjata yang terus-menerus ke Ukraina dari barat, dan mengatakan hal itu menambah bahan bakar ke api dan menggagalkan proses negosiasi.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan pekan lalu kementerian telah membuat catatan ke semua negara yang menyediakan senjata mematikan untuk Ukraina.

Rusia melancarkan operasi militer dengan tujuan untuk mengakhiri kejahatan perang yang dilakukan pasukan Ukraina terhadap warga sipil selama serangan 8 tahun terhadap orang-orang Donbass.

Baca juga: Video Mesra Amanda Manopo dan Arya Saloka di Luar Syuting Tuai Komentar, Mata Putri Anne Berkaca

Baca juga: Puji Kepemimpinan KPK Era Firli Bahuri, Mahfud MD Dikritik Eks Pegawai KPK

 
Di Paris, Presiden Prancis Emanuel menjanjikan ke Presiden Ukraina Volodimir Zelensky untuk meningkatkan bantuan militer ke Kiev.

Hal itu disampaikan Macron dalam percakapan telepon dengan Zelensky Jumat malam waktu Paris. Selain bantuan militer, Paris akan mengirim bantuan kemanusiaan.

Dua negara netral, Finlandia dan Swedia, siap bergabung ke NATO guna memperkuat pertahanan kawasan Eropa utara.

Hal itu ditegaskan Presiden Finlandia Sauli Niinisto.

“Tentu saja, situasi keamanan telah berubah. Perubahan pertama Rusia mencoba membatasi kedaulatan (negara lain) dan menciptakan lingkup pengaruh,” kata Niinisto.

“Kedua, Rusia menggunakan kekuatan militer sangat keras. Ketika tetangga berperilaku di dengan cara ini, maka, tentu saja, perhatian harus diberikan pada ini," lanjut Niinisto ke surat kabar Ilta-Sanomat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved