Ramadan 2022

Aturan Pemerintah Untuk Lebaran Idul Fitri 2022, Warga Boleh Bikin Halal Bi Halal Tapi ini Syaratnya

Lebaran umumnya dimanfaatkan sebagai momen kumpul keluarga untuk saling meminta maaf.

Editor: Indry Panigoro
KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAH
ilustrasi halal bi halal 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung hari.

Tak lama lagi umat Islam akan menyelesaikan ibadah puasanya.

Idul Fitri identik dengan Halal Bi Halal.

Ya Lebaran umumnya dimanfaatkan sebagai momen kumpul keluarga untuk saling meminta maaf.

Selain itu berkumpul dengan sanak saudara memperpanjang silaturahmi juga dilakukan.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memasuki minggu-minggu terakhir bulan suci Ramadan.

SE tersebut bernomor 003/2219/SJ tanggal 22 April 2022 tentang Pelaksanaan Halal Bihalal Idul Fitri 1443 H/2022 yang ditujukan kepada gubernur dan bupati/wali kota seluruh Indonesia.

Salah satu aturannya secara spesifik mengingatkan masyarakat tentang bahaya Covid-19 akibat kumpul makan saat halal bi halal.

Ilustrasi halalbihalal.
Ilustrasi halalbihalal. ((Sumber: Tribun News))

“Untuk itu SE ini secara spesifik diterbitkan dalam rangka memberikan atensi terhadap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, yang tentunya sejalan dengan pengaturan dalam Inmendagri PPKM," terang Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Safrizal ZA, dalam keterangan Minggu 24 April 2022.

Menurutnya, SE ini dinilai penting di tengah kalkulasi banyaknya pemudik yang akan menghabiskan waktu merayakan Idul Fitri dan libur Lebaran di kampung halaman.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved