Apa Itu

Asal Mula Istilah Cebong, Kampret, BuzzerRp, hingga Kadrun yang Ramai di Medsos hingga Kini

Hingga saat ini beragam istilah untuk sebutan netizen seperti Cebong, Kampret, BuzzerRp, hingga Kadrun mewarnai media sosial beberapa tahun terakhir.

DAILY MAIL
Ilustrasi medsos. Asal Mula Istilah Cebong, Kampret, BuzzerRp, hingga Kadrun yang Ramai di Medsos hingga Kini 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Istilah "cebong" dan "kampret" sudah lumrah terucap pada percakapan di duna maya, khususnya media sosial Twitter.

Istilah ini ternyata bermula menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu.

Puncak penyebutan kedua istilah tersebut meningkat drastis pada April 2019, beriringan dengan pelaksanaan Pemilu untuk memilih kandidat Presiden dan Wakil Presiden RI.

Baca juga: Baru Terungkap soal Kasus Pembunuhan yang Diotaki Kasatpol PP, Penembaknya Ternyata Oknum Polisi

Hingga saat ini beragam istilah untuk sebutan netizen seperti Cebong, Kampret, BuzzerRp, hingga Kadrun mewarnai media sosial beberapa tahun terakhir.

Laporan analisis media sosial Drone Emprit, telah merekam percakapan yang mengandung istilah Cebong, Kampret, BuzzerRp, dan Kadrun selama 7 tahun, terhitung sejak 1 Juli 2015 hingga 16 April 2022.

Pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi, telah mengumpulkan sebanyak 14 juta lebih percakapan di Twitter mengenai istilah Cebong, Kampret, BuzzerRp, dan Kadrun.

Sementara itu, menurut analisis Fahmi, sejak Januari hingga April 2021 tepatnya setelah Pilpres, penyebutan istilah-istilah tersebut masih berlangsung.

Laporan Fahmi mengungkapkan, tradisi penyebutan kelompok netizen dengan nama tertentu ini dimulai oleh panggilan ”cebong” dari pendukung Prabowo Subianto terhadap para pendukung Joko Widodo (Jokowi) sejak Agustus 2015.

Dalam satu tahun terakhir (1 Januari 2021 - 17 April 2022), hiruk-pikuk percakapan yang mengandung panggilan nama kelompok ini didominasi oleh panggilan terhadap :

“kadrun” 54 %,
“kampret” 17 %,
“buzzeRp 12 % + buzzerRp 5 %” = 17 %,
“cebong” 12 %.

Lalu bagaimana awal mula istilah Cebong, Kampret, BuzzerRP dan Kadrun?

Menurut analisis Fahmi, istilah ”Cebong” sudah dipakai sejak Agustus 2015, tepatnya sebelum pelepasan kodok oleh Jokowi di Istana Bogor pada 3 Januari 2016.

Oleh karena itu, awal mula istilah "Cebong" bukanlah dari aktivitas pelepasan kodok yang dilakukan oleh Jokowi saat itu.

Akibat populernya istilah tersebut pada saat itu, Kaesang melalui akun Twitternya, membuat joke tentang ”kecebong” pada 1 Januari 2016.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved