Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ramadan 2022

Baru Terungkap Cara Jaga Lambung Tetap Aman Selama Berpuasa, Dr Zaidul Akbar Bagi Tipsnya

puasa dapat membuat tubuh sehat dengan memperbaiki pencernaan, namun tetap memerlukan makanan yang dapat menunjang hal itu.

Editor: Indry Panigoro
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi nyeri gara-gara asam lambung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Lambung adalah organ otot yang terletak di sisi kiri perut bagian atas. 

Lambung menerima makanan dari kerongkongan.

Saat makanan mencapai ujung kerongkongan, ia memasuki perut melalui katup otot yang disebut katup kerongkongan bawah.

Lambung mengeluarkan asam dan enzim yang mencerna makanan.

Sakit lamung biasanya mudah menyerang orang yang tak makan.

Anyway di bulan Ramadhan ini seluruh umat islam diperintahkan untuk menjalankan kewajiban berpuasa selama satu bulan penuh.

Puasa merupakan cara mendetoks tubuh yang paling baik, puasa dapat membuat tubuh sehat melalui perbaikan pencernaan selama menjalani puasa.

Saat berpuasa tubuh tidak mendapatkan asupan apa-apa, sehingga untuk memenuhi nutrisi selama puasa mengkonsumsi makanan yang tepat saat berbuka sangat diperlukan.

Dr Zaidul Akbar menjelaskan, puasa dapat membuat tubuh sehat dengan memperbaiki pencernaan, namun tetap memerlukan makanan yang dapat menunjang hal itu.

"Perlu bahan baku dari enzim, mineral, dan asam amino yang didapat dari sayur dan buah-buahan," jelas dr Zaidul Akbar dari kanal youtube Bisikan.com.

Sayur dan buah menjadi pilihan yang tepat untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.

Dr Zaidul Akbar kemudian menambahkan, cara konsumsi buah yaitu dipotong-potong, ditambahkan air, perasan jeruk, dan madu secukupnya.

Dokter Zaidul Akbar
Dokter Zaidul Akbar (Tangkapan layar kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official)

Tak lupa, pada hidangan itu ditambahkan garam secukupnya dan minyak zaitun sedikit. Alternatif selain minyak zaitun bisa diganti minyak biji anggur.

"Lalu diaduk, Anda juga bisa menambahkan chia seed, ini namanya makan, kalau sudah makan ini saran saya tidak usah makan yang lain," ujarnya.

Namun menu ini tidak disarankan bagi ibu hamil dan menyusui, serta anak-anak di bawah 18 tahun yang memerlukan nutrisi berat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved