Virus Corona

Menteri Agama Ajak Ormas Keagamaan Sukseskan Program Vaksinasi Booster

Kementerian Agama bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan hari ini mencanangkan gerakan vaksinasi booster dalam rangka pencegahan Covid-19. 

Editor: Aswin_Lumintang
Tribunnews
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Agama bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan hari ini mencanangkan gerakan vaksinasi booster dalam rangka pencegahan Covid-19. 

Pencanangan ini berlangsung di Pondok Pesantren Bayt Al Hikmah, Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Pengasuh Pesantren Bayt Al Hikmah Pasuruan KH Idris Hamid menjadi orang pertama yang menerima vaksin booster. Selain para santri, giat ini juga diikuti oleh masyarakat umum.

Baca juga: Penjelasan Kadispenad, Kecelakaan Mobil TNI di Merauke Itu Kecelakaan Tunggal Diluar Rombongan Kasad

Baca juga: 6 Tersangka Teridentifikasi, Kuasa Hukum Ade Armando Optimistis Jumlah Pelaku Pengeroyokan Bertambah

“Ini adalah sebuah langkah nyata seluruh elemen bangsa dalam upaya pencegahan maksimal terhadap wabah Covid-19. Kami berterima kasih kepada Kementerian Kesehatan yang telah menjadi mitra pelaksanaan vaksinasi booster ini,” ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melalui keterangan tertulis, Rabu (13/4/2022).

Menurutnya, pemerintah telah menargetkan program vaksinasi sebanyak 2 juta orang sehari di tahun 2022. 

Kementerian Agama menyelenggarakan vaksinasi massal di semua level, termasuk dengan menggelar vaksinasi booster. 

“Ini menunjukkan komitmen Kemenag dalam mendukung upaya pemerintah mencapai herd immunity dan memperkuat ketahanan masyarakat," tutur Yaqut.

“Atas nama Kementerian Agama, saya mengajak para tokoh agama, pimpinan ormas keagamaan, lembaga keagamaan, serta seluruh elemen bangsa dan umat untuk bersama-sama menyukseskan vaksinasi dengan proaktif mendatangi pusat-pusat vaksinasi," tambah Yaqut.

Baca juga: BREAKING NEWS, Puluhan Mahasiswa UNIMA Gelar Aksi Demo di Depan Kantor Bupati Minahasa

Pemerintah telah mengambil kebijakan untuk memperbolehkan mudik lebaran 2022 bagi masyarakat. 

 
Data Kemenhub menyebutkan, diperkirakan ada sekitar 85,5 juta orang akan mudik ke kampung halaman masing-masing. 

Jumlah ini demikian besar dan harus diantisipasi agar tidak terjadi gelombang penularan Covid-19 di daerah-daerah tujuan mudik dan sebaliknya.

Gerakan vaksinasi hari ini digelar serentak di 11 provinsi. Selain Jawa Timur, vaksinasi dilakukan juga Kanwil Kemenag Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Lampung, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, dan Bali.

Data yang sudah masuk, kata Yaqut, di Jawa Timur giat vaksinasi booster yang digerakkan Kementerian Agama ini diikuti 1 juta orang. 

Data di provinsi lainnya antara lain: Jawa Tengah (42.706), DI Yogyakarta (11.000), Jawa Barat (100.000), Banten (985.500), Lampung (3.693), dan Sulawesi Selatan (20.000).  Jadi data sementara jumlah totalnya sudah mencapai 2.162.899 orang.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved