RHK Minggu 10 April 2022
BACAAN ALKITAB Lukas 23:33 - Yesus Disalib di Tempat Tengkorak
Setelah mengalami penyiksaan yang mengerikan sejak dari Taman Getsemani sampai dengan melalui pengadilan agama, di hadapan Pilatus
Lukas 23:33
TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah mengalami penyiksaan yang mengerikan sejak dari Taman Getsemani sampai dengan melalui pengadilan agama, di hadapan Pilatus, kemudian dibawa kepada Herodes dan kembali lagi ke Pilatus dan proses-proses lainnya, Yesus harus melewati Jalan Salib berat.
Dia harus memikul salib-Nya sendiri. Namun karena kondisi tubuh-Nya yang sangat lemah dan sudah mengenaskan, terseok-seok dan berlumuran darah, maka Simon dari Kirene lah yang disuruh memikul Salib Yesus.
Dia di bawa untuk disalibkan di tempat yang bernama Tengkorak. Dalam bahasa Ibrani Golgota, atau dalam bahasa Aram (bahasa yang digunakan Yesus) Gulgata yang juga artinya sama: Tempat Tengkorak. Nama itu sesuai dengan bentuk tempatnya yang mirip tengkorak, dalam bahasa Latin Calvariae atau Calvary (Kalvari) dalam bahasa Inggris.
Pemahaman lain dalam bahasa Aram Golgota adalah Gol Goatha. Artinya lebih menohok lagi. Yakni berarti bukit penghukuman.
Hal itu lebih merujuk pada pemahaman yang ada dalam kitab Yeremia yang menjelaskan lokasinya bernama Goatha. Jadi, Golgota adalah tempat yang mengerikan tapi juga najis. Karena itu merupakan tempat penghukuman orang-orang jahat. Di sekitarnya banyak tengkorak manusia dan banyak kuburan serta tulang-tulang manusia di sana.
Baca juga: Pembacaan Alkitab: Lukas 23:33-43 ”Tersalib Sekalipun Tidak Bersalah”
Baca juga: Ingat Pemeran Sinetron Angling Dharma? Kini Kariernya Makin Moncer, Penampilan Terbaru Disorot
Jadi, Golgota atau tempat Tengkorak di mana Yesus di salib adalah tempat yang hina. Apalagi Yesus mati disalib. Jadi semuanya melengkapi penghinaan dan penistaan yang berujung kematian mengenaskan dan mengerikan bagi Yesus.
Di sanalah Yesus digiring secara tidak berperikemanusiaan dihukum, mati tergantung di atas Kayu Salib sebagai lambang kehinaan bersama dua orang penjahat lainnya. Yesus yang suci, agung mulia dan amat sangat mahakuasa itu, disamakan dengan penjahat. Itulah kekejian yang dilakukan para imam kepala, ahli Taurat dan tua-tua Yahudi ketika itu.
Demikian firman Tuhan hari ini.
"Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan-Nya dan yang lain di sebelah kiri-Nya." (ay 33)
Di sanalah, di bukit Golgota, tempat Tengkorak itulah, tempat atau bukit penghukuman, Yesus dihina, dinista, disiksa dan mati tergantung mengenaskan di atas Kayu Salib. Golgota adalah lambang kehinaaan. Yesus menanggung semuanya itu, demi menebus dosa kita umat-Nya yang sangat Dia kasihi dan sayangi.
Pergelangan tangan Yesus dipaku. Tempurung kaki kiri dan kanan-Nya dikumpul dan dipaku dengan paku ukuran besar yang menembus daging dan tulang-Nya, hingga kuat menahan beban berat Yesus.
Bagian tangan Yesus yang dipaku adalah pergelangan atau nadi-Nya. Sebab jika dipaku di telapak tangan, sudah pasti tak mampu menahan berat beban Yesus, sehingga daging telapak tangan-Nya akan robek dan membuat Yesus jatuh. Karena itu, mereka memakukan pada nadi Yesus.
Sahabat Kristus, mari membayangkan penderitaan Yesus. Cobalah kita berempati dengan apa yang dirasakan Yesus.
Dia adalah Manusia seperti kita yang terdiri dari darah, daging dan tulang serta organ tubuh lainnya. Jadi Dia merasakan berat beban penderitaan dan penyiksaan yang harus Dia terima, demi saudara, demi kita semua.
Di hari ini, kita telah memasuki peringatam Minggu Sengsara yang terakhir. Apakah yang kita lakukan selama dalam penghayatan minggu-minggu sengsara ini? Marilah kita introspeksi diri, bertobat dan hidup sesuai kehendak firman-Nya.
Sebagai keluarga dan jemaat Kristen, kita juga harus memikul Salib dalam mengiring Yesus. Ingatlah penderitan kita tidak sebanding dengan penderitaan Yesus. Pandanglah ke Golgota. Resapi lah betapa dalam dan luar biasanya kasih Kristus untuk kita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/maria-magdalena-666.jpg)