Ramadan 2022
Kisah Ma Siti, Penjual Kue dari Kampung Baru Kotamobagu: Risoles Laris Manis di Bulan Ramadan
Nama aslinya Hasna Paulu. Namun warga Kelurahan Kampung Baru, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara ini lebih dikenal dengan Mama Siti atau Ma' Siti.
Penulis: Sriyani Buhang | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Ramadan 1443 Hijriah menjadi berkah tersendiri bagi Ma Siti, penjual kue keliling di pusat kota Kotamobagu.
Sehari ia mampu meraup omzet hingga Rp 980.000.
Nama aslinya Hasna Paulu. Namun warga Kelurahan Kampung Baru, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara ini lebih dikenal dengan Mama Siti atau Ma' Siti.
Tribun Manado mendatangi Ma Siti di tempat ia berdagang, pada Jumat (8/4/2022).
"Selama bulan puasa ini, yang paling laris dan cepat habis adalah kue risloles. Setiap hari 80 risoles habis terjual dengan durasi waktu tak sampai 1 jam," tutur Ma Siti.
Ia keluar untuk jualan dari sekitar pukul 13.40 Wita hingga pukul 15.30 Witadengan cara keliling perkantoran dan toko-toko di Kotamobagu.
Selain risoles, ia juga menjual kue-kue lainnya seperti lumpia basah, kue cantik manis, serabi dan kue susen.
"Harga Rp 3.000 satu kue," ujar Ma Siti.
Di bulan ramadan ini memang banyak pada pedagang musiman, yang menjual kue nanti bulan ramadan.
Namun tidak begitu dengan Ma Siti. Ia memang adalah penjual kue sejati.
15 Tahun lamanya ia berdagang kue.
Dan hasil jualan kue ini ia mampu menyekolahkan anaknya ke perguruan tinggi.
"Anak pertama sudah masuk semester akhir dan anak kedua sudah masuk semester 4 di Universitas yang ada di Kotamobagu," terang dia.
• Ruth Rumampuk Warga Kota Bitung Menangis di Pelukan Sang Anak Lihat Rumah Terbakar
• Kapolri: Kami Sudah Tangkap 19 Tersangka Kasus Penyelewengan BBM
• Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan di Bolmong Naik 2 Kali Lipat