Ramadan 2022

Besaran THR yang Wajib Diterima Karyawan, 1 Bulan Kerja pun Sudah Bisa Dapat Tunjangan Hari Raya

Berikut ini cara menghitung besaran Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran untuk buruh atau pekerja perusahaan swasta.

Editor: Indry Panigoro
(dok.surya)
Ilustrasi THR 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebentar lagi Hari Raya Idul Fitri.

Itu artinya tinggal meghitung hari, karyawan yang merayakannya akan diberikan Tunjangan Hari Raya (THR).

THR merupakan hak pekerja yang dibayar jelang lebaran Idulfitri.

Pengusaha wajib memberikan THR Lebaran bagi karyawannya, baik karyawan tetap maupun karyawan tidak tetap.

Aturan soal kewajiban pemberian THR keagamaan tertuang dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/HK.04/IV/2021. tentang Pelaksanaan

Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan yang wajib diabayarkan maksimal 7 hari sebelum Lebaran.

Pelaksanaan Surat Edaran tersebut berdasarkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 terkait Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Lantas bagaimana penghitungan THR pekerja?

Berikut ini cara menghitung besaran Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran untuk buruh atau pekerja perusahaan swasta.

Berdasarkan pasal 3 PP Nomor 6 Tahun 2016, besaran THR Keagamaan dibedakan menjadi dua kelompok, yakni berdasarkan masa kerja para pekerja.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved