Berita Bitung
SMKN 2 Bitung Miliki Teaching Factory Teknik Kendaraan Ringan Otomotif
SMKN 2 Bitung kini miliki Teaching Factory Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO).
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID – SMKN 2 Bitung kini miliki Teaching Factory Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO).
TKRO tersebut, berada disamping kiri gedung kantor SMKN 2 Bitung sekilas seperti dealer perbaikan kendaraan roda dua milik perusahan atau pabrikan otomotif ternama.
Dari amatan, TKRO tersebut meiliki fasilitas perbengkelan seperti Hydrolic, peralatan dan perlengkapan lainnya.
Menurut Kepala SMKN 2 Bitung, Meryati Taengetan TKRO itu ada mekanik bernama Frengky Rumawas, yang juga memiliki bengkel ternama di Kota Bitung serta merupakan alumni SMKN 2 Bitung.
Serta para tenaga pengajar, Merry Sigarlaki dan Fredy Sigarlaki ketua tim.
“Jadi di TKRO bisa untuk ganti oli, spuring roda, cek air radiator, filter dalam, pengecekan minyak rem dan rem. Lalu pengecekan tegangan AKI atau battery kendaraan pakai battrey tester harus di angka 12,8 kalau sudah dibawah itu tidak baik harus di ganti,” kata mekanik Frengky Rumawas sembari melakukan praktek ke satu unit mobil roda empat matic transmission.
Lanjut Frengky, di TKRO ini ada fasilitas hydrolic yang berfungsi dan membantu melihat kaki-kaki kendaraan, roda, gardan, shokbreaker, tirot, spiral, knalpot, transmisi, ganti oli, bold join, dan lainnya.
Penggunaan hydrolic, harus dipastikan dulu posisi atau penempatan atau kedudukan kendaraan, jika sudah benar barulah kendaraan diangkat keatas.
“Di TKRO ini juga bisa untuk service berkala kendaraan,” tambah Kepala SMKN 2 Bitung, Meryati Taengetan.
Teaching Factory Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), lanjut Ela sapaan kepala SMKN 2 Bitung akan mendukung proses pembelajaran dari teknik kendaraan ringan otomotif.
Akan melayani sevice ringan, turn up, ganti oli mesin dan transmisi, turun mesin, service mesin, kelistrikan dan lainnya.
Tempat ini sebenarnya sudah ada sejak tshhn 2018 tapi vakum karena tidak ada teknis, dan saat ini sudah di launching.
“Hadirnya TKRO di SMKN 2 Bitung, atas rekomendasi verifikasi Badan Layanan Usaha Masyarakat daerah. Sehingga harus wajib ada Teaching Factory. Dan sudah di buka, dan di launching,” jelas Ela.
Wakil walikota Bitung Hengky Honandar dan Ketua DPRD Kota Bitung, bersama-sama menyampaikan banyak selamat atas di launchingnya TKRO.
Dengan harapan bisa mendukung verifikasi dari pemerintah pusat, dan berguna membantu proses pengajaran bagi siswa dan untuk peruntukan lainnya. (crz).
• Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Wakil Bupati Talaud, Pengacara: Kita Hormati Proses hukum
• Kecelakaan Maut Pukul 16.30 WIB, Pria Bertato dan Berhelm Pink Tewas, Motor Tersenggol Truk Sedot WC
• Ingat Gusti Rayhan? Dulu Tak Diakui Anak Oleh Farhat Abbas, Kabarnya Kini Sudah Dewasa