Rusia vs Ukraina
Potret Mayat Warga Sipil Ukraina Bergelimpangan di Jalanan, Zelenskiy: Rusia Lebih Kejam dari ISIS
Mayat-mayat ini ditemukan oleh warga sipil dan tentara Ukraina setelah tentara Rusia mundur dari daerah itu.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, angkat bicara soal temuan sejumlah mayat yang bergelimpangan di jalanan Kota Bucha, kota di pinggiran Kiev Ibu Kota Ukraina.
Zelenskiy menuduh Rusia melakukan genosida dengan membunuh warga sipil di negaranya.
Kecaman Zelenskiy muncul ketika para pemimpin Barat terlebih dahulu mengecam foto-foto dan video mayat warga sipil di Bucha yang dibuang pasukan Rusia.
Baca juga: Perjalanan Kasus Herry Wirawan, Pemerkosa 13 Santriwati hingga Hamil yang Kini Divonis Hukuman Mati

Padahal Perang di Ukraina tampaknya mulai mereda.
Hal ini terjadi setelah pasukan Rusia mulai mundur teratur meninggalkan sejumlah kota di Ukraina yang diduduki dalam sebulan terakhir ini.
Kondisi ini membuat tentara Ukraina mulai memasuki kota-kota yang sebelumnya diduduki Rusia.
Namun di balik itu, terkuat adanya dugaan pembunuhan massal warga sipil di beberapa kota yang diduduki Rusia.
Yang paling parah adalah di Kota Bucha.
Kota yang berada di pinggiran Kiev, Ibu Kota Negara Ukraina itu, ditemukan mayat warga sipil yang bergelimpangan.
Ada mayat yang ditemukan dengan tangan terikat.
Tampak luka tembak jarak dekat dan tanda-tanda penyiksaan terhadap mayat itu sebelum dieksekusi.
Mayat-mayat ini ditemukan oleh warga sipil dan tentara Ukraina setelah tentara Rusia mundur dari daerah itu.
Pihak berwenang Ukraina menuding pasukan Rusia melakukan kejahatan perang dan meninggalkan kota tersebut seperti dalam adegan film horor.
Menurut penduduk setempat, orang-orang tersebut dibunuh tanpa pandang bulu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/mayat-orang-berpakaian-sipil-yang-tampak-dibunuh-rusia.jpg)