Berita Nasional
Mardani: "Mesti Tegas Pak Jokowi Menyatakan Dua Periode Cukup"
Mardani Ali Sera, meminta Presiden Joko Widodo menyatakan tegas bahwa ia hanya akan menjabat selama dua periode.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, memberikan respons atas mencuatnya wacana perpanjangan masa jabatan Presiden.
Mardani meminta agar masyarakat terus meramaikan bentuk-bentuk penolakan terhadap wacana Presiden 3 periode.
Bahkan Mardani Ali Sera, meminta Presiden Joko Widodo menyatakan tegas bahwa ia hanya akan menjabat selama dua periode.
Baca juga: KABAR BAIK, Pekerja dengan Gaji Dibawa Rp 3 Juta Akan Menerima Bantuan Subsidi Upah dari Pemerintah

Menurut Mardani, Jokowi mesti menyampaikan pernyataan yang lebih tegas guna mengakhiri wacana memperpanjang masa jabatan presiden dan menunda pemilihan umum (pemilu) yang terus bergulir.
"Mesti tegas Pak Jokowi menyatakan dua periode cukup," kata Mardani saat dihubungi Kompas.com, Senin (4/4/2022).
Mardani pun menyoroti acara Silaturahmi Nasional Asosiasi Pemerintah Desa (Apdes) pada pekan lalu yang diwarnai oleh dukungan agar Jokowi menjabat selama tiga periode.
Mardani menilai, acara tersebut menunjukkan mobilisasi masyarakat seperti pada masa Orde Baru semakin terasa.
Ia meminta pemerintah untuk menginvestigasi kegiatan tersebut dan membuka hasilnya ke publik.
"Karena dikhawatirkan akan terus menggelinding dan pada akhirnya nembuat modal sosial kita sebagai bangsa terkikis," ujar Mardani.
Ketua DPP PKS itu juga menekankan, pemerintah perlu meningatkan para kepala desa untuk tidak berpolitik praktis karena hal itu dilarang dalam undang-undang.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG Besok Selasa 5 April 2022, Ini Daftar Wilayah Potensi Alami Cuaca Ekstrem
Seperti diketahui, isu wacana presiden tiga periode dan penundaan pemilu terus bergema di ruang publik meski Jokowi sudah berkali-kali menyatakan dirinya mematuhi konstitusi.
Salah satunya, para kepala desa dan perangkat desa yang tergabung dalam Apdesi menyatakan mendukung Jokowi untuk menjabat selama tiga periode.
Ketua Umum DPP Apdesi Surtawijaya mengaku, tidak ada yang mengarahkan para kepala desa untuk mendeklarasikan dukungan mereka.
Dukungan itu, kata dia, murni aspirasi para kepala desa.
"Enggak ada. Mana ada kepala desa diarahin? Kita enggak mau ada yang urusan kayak gitu. Tapi pure kan, pure gini kepala desa jawara, intelektualnya banyak juga," tuturnya dalam acara Silaturahmi Nasional Apdesi 2022 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/jokowi-kampanye-pilpres233.jpg)