Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Korupsi

Akhirnya Angelina Sondakh Ngaku DPR di Era Kepemimpinan SBY Sangat Kotor: Mudah-mudahan Kini Bersih

Terkait hal tersebut Mantan anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini memberikan pengakuannya soal kondisi DPR RI di eranya.

Editor: Glendi Manengal
Istimewa
Angelina Sondakh saat masih menjadi kader Partai Demokrat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Angelina Sondakh semenjak bebas dari penjara menjadi sorotan publik.

Terkait hal tersebut Mantan anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini memberikan pengakuannya soal kondisi DPR RI di eranya.

Angelina Sondakh ngaku sangat kotor dan mudah lakukan korupsi.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Akan Terjadi Senin 4 April 2022, Berikut Ini Info Lengkap BMKG Daerah yang Berpotensi

Baca juga: Peringatan Dini Besok Senin 4 April 2022, Info BMKG Wilayah yang Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem

Baca juga: Gempa Guncang Jawa Tengah Minggu 3 April 2022, Baru Saja Terjadi di Darat, Ini Info BMKG

Foto : Angelina Sondakh ingin bertemu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Kolase Tribun Manado)

Mantan anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondakh mengungkapkan kondisi DPR RI semasa ia menjabat sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar).

Ia mengungkapkan, di masa ia menjabat, DPR adalah tempat yang sangat kotor sehingga sangat mudah melakukan korupsi.

Angie, begitu sapaan akrabnya, merupakan anggota DPR pada periode 2004-2009 dan terpilih kembali untuk periode 2009-2014, sebelum akhirnya menjadi tersangka kasus suap Wisma Atlet SEA Games pada 2012 lalu.

"Jangan sampai ada yang persume saya mengatakan itu hari ini. Mudah-mudahan hari ini aku berharapnya bersih. Tapi di era saya, DPR itu sangat kotor," ujar Angie dalam wawancaranya dengan Rosi seperti dikutip dari Youtube KompasTV, Minggu (3/4/2022).

Ia pun membenarkan saat Rosi bertanya padanya mengenai betapa mudahnya seorang anggota DPR, terutama anggota Banggar, mendapatkan uang dari proses-proses negosiasi.

Angie mengungkapkan, semua orang yang terkena korupsi, pasti berhubungn dengan anggota Banggar DPR.

Tak perlu mencari sumber dana, banyak pihak akan mencari anggota Banggar untuk menegosiasikan setiap anggaran dari program-program pemerintah.

"Semua orang yang kena kasus korupsi itu pasti ada hubungannya dengan anggota Banggar. Di mana semua penetapan anggaran ada di situ. Mudah untuk bernegosiasi, orang akan mencari kita," ujar Angie.

Angie ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Wisma Atlet oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 3 Februari 2012.

Penetapan Angie sebagai tersangka ini berdasarkan pengembangan penyidikan kasus dugaan suap Wisma Atlet yang menjerat mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved