Profil Tokoh
Sosok Mayjen TNI Untung Budiarto, Pangdam Jaya yang Tuai Protes, Terlibat Penculikan Aktivis 1998
Mengenal Mayjen TNI Untung Budiarto, Pangdam Jaya yang Tuai Protes. Terlibat Penculikan Aktivis 1998.
Lalu Untung pernah menjabat sebagai Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) I/Bukit Barisan pada 2019-2020.
Kemudian menjabat sebagai Direktur Operasi dan Latihan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan pada 2020 dan Sekretaris Utama BNPT pada 2020-2021.
Sejak 2021, dia dipercaya sebagai Staf Khusus Panglima TNI.
Sebagai informasi, Untung juga merupakan mantan anggota Tim Mawar bentukan Prabowo Subianto yang saat itu menjabat Danjen Kopassus.
Tim Mawar adalah tim kecil yang dibuat oleh kesatuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Grup IV,
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, 1998.
Dikutip dari Kompas.com, Tim Mawar ini merupakan dalang dari operasi penangkapan
dan penculikan para aktivis politik pro-demokrasi tahun 1998.
Berikut Riwayat Jabatan Mayjen Untung Budiharto:
Komandan Yonif 733/Masariku (2004—2005)
Komandan Kodim 1504/Ambon (2005—2006)
Kepala Staf Korem 151/Binaiya (2007—2009)
Asisten Perencanaan Kopassus (2009—2010)
Dosen Madya Seskoad (2010—2012)