Kamis, 4 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Boltim

Puluhan Rider Terjebak di Hutan Bukaka, Anggota DPRD Boltim Minta Panitia Tanggung Jawab

Amatan tribunmanado.co.id Minggu (27/3/2022), sampai malam hari sudah puluhan motor milik peserta berhasil dievakuasi.

Tayang:
Penulis: Rustaman Paputungan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rustaman Paputungan.
Iven adventure trail jelajah Desa Bukaka dan Desa Buyat, yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Bolaang Mongondow Timur bersama Young Bogani, Sabtu (26/3/2022) dinilai gagal. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Iven adventure trail jelajah Desa Bukaka dan Desa Buyat, yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Bolaang Mongondow Timur bersama Young Bogani, Sabtu (26/3/2022) dinilai gagal.

Pasalnya sampai saat ini, puluhan motor peserta yang masih terjebak di dalam hutan, terus dievakuasi oleh para rider dan dibantu oleh warga dan Pemerintah Desa Bukaka.

Amatan tribunmanado.co.id Minggu (27/3/2022), sampai malam hari sudah puluhan motor milik peserta berhasil dievakuasi, dan langsung dinaikkan ke mobil mereka dan dibawa pulang.

Beberapa peserta yang sempat diwawancarai tribunmanado.co.id, Romi Rawung (47), rider asal Modoinding Minahasa Selatan mengatakan, kalau dia dan teman - temanya, semalam tidur di tengah hutan, dan minum air sungai karena sudah kehausan.

Dia berhasil keluar dan sampai di kampung Bukaka pukul 16.00 Wita.

"Kami dapat makanan dan air minum dari warga setempat, dari panitia tidak ada sama sekali. Motor saja kalau tidak dievakuasi sendiri dan dibantu oleh warga tidak dapat keluar," sebutnya.

Kata dia, mereka para rider kecewa dengan sikap panitia. 

"Seharusnya jalur yang akan dilewati apalagi jalur ekstrim ada pengawasan dari panitia, tapi ini tidak," ujar dia. 

Sampai saat ini, panitia pelaksana belum bisa melaksanakan cabut undi untuk diberikan hadiahnya.

Terkait hal ini, salah satu anggota DPRD Bolmong Timur Sofyan Alhabsyi  angkat bicara.

Menurutnya, pihak panitia penyelenggara iven harus bertanggung jawab.

"Sebab hasil penelusuran saya dan teman - teman yang lain, kegagalan yang ada, bukan kesalahan dari peserta, tapi kegagalan penyelenggara, termasuk rute yang dilewati," ujar dia.

Sebagai konsekwensi dari kesalahan itu, panitia kata dia, harus terima resiko untuk mengembalikan uang pendaftaran dan mengangkat (mengevakuasi) motor peserta yang sampai sekarang ini masih terbenam di dalam lumpur atau rute.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana iven, Riskie Lanusi kepada sejumlah wartawan mengatakan kalau sampai saat ini, proses evakuasi kendaraan masih terus dilakukan oleh pihak panitia. 

Dia juga menambahkan kalau panitia akan bertanggung jawab.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved