Berita Boltim
Jelang Ramadan, Tim Gabungan Pantau Bahan Pokok di Boltim
Tim gabungan ini terdiri dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Dinas Ketahanan Pangan, serta Polres Boltim.
Penulis: Rustaman Paputungan | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim gabungan melakukan pemantauan ketersediaan kebutuhan bahan pokok jelang Ramadan di sejumlah pasar dan toko di Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Kamis (24/3/2022).
Tim gabungan ini terdiri dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Dinas Ketahanan Pangan, serta Polres Boltim.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Muh Yahya kepada tribunmanado.co.id mengatakan, hingga kini minyak goreng masih langka di Boltim.
"Kalau pun ada harganya agak tinggi," ucapnya.
Kata dia, pihak pemerintah daerah dan Polres Boltim akan terus melakukan pemantauan hingga menjelang Idul Fitri.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Boltim Ayko Mentemas mengatakan, kegiatan pemantauan ini dilakukan untuk menjaga dan mengantisipasi lonjakan harga dan kelangkaan ketersediaan sembilan bahan pokok.
“Kemarin, kami melakukan pemantauan di pasar dan toko di Kecamatan Kotabunan dan Buyat.
Dan hari ini, operasi pasar dilanjutkan di wilayah Kecamatan Motongkad, Nuangan dan Modayag,” ucapnya.
Dia juga menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan pasar di wilayah Kotabunan dan Buyat, harga pangan relatif stabil dan ketersediaan bahan pokok sangat cukup.
Tentang Boltim
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (disingkat Boltim) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara.
Kabupaten Boltim beribukota Tutuyan.
Jarak Kota Tutuyan ke Manado, Ibukota Provinsi Sulut 124,2 km lewat Jl Ratahan - Kotamobagu atau bisa ditempuh 3 jam 22 menit.
Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2008 yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Bolaang Mongondow.
Peresmian dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Mardiyanto di Manado pada hari Selasa, 30 September 2008.