Berita Kotamobagu
BP2MI Kerja Sama dengan Pemkot Kotamobagu Terkait Pekerja Migran
Sejak dibuka, tercatat sudah ada seribu lebih peserta yang mendaftar, terhitung dari bulan Januari 2022.
Penulis: Sriyani Buhang | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kunjungan kerja BP2MI di Sulawesi Utara (Sulut) khusunya di Kotamobagu yaitu untuk melakukan sosialisasi tentang kerja ke luar negeri.
Hal ini sebagaimana dijelaskan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani, di Desa Poyowa Besar, Selasa (22/3/2022).
Sosialisasi ini akan dilaksanakan di STIKES Graha Medika Kotamobagu.
"Kemudian malamnya Memorandum of Understanding (MoU) dengan pemerintah Kotamobagu, terkait kerja sama untuk penempatan bagi pekerja migran yang berasal dari Kota kotamobagu ," ucapnya.
Kata dia, saat ini program BP2MI G to G diperuntukkan bagi pekerja yang akan bekerja di Korea.
Sebut dia, setiap minggunya BP2MI melakukan penempatan pekerja migran di Korea.
Sejak dibuka, tercatat sudah ada seribu lebih peserta yang mendaftar, terhitung dari bulan Januari 2022.
"Dan itu akan kita perkuat lagi terlebih korea sudah membuka ruang kepada indonesia di mana tidak di batasi kuotanya.
Tentu berbagai sektor di perikanan, pising, industri dan lain lain, yang pasti sektor formalah bukan sektor domestik," jelasnya.
Ia menegaskan tidak ada pungutan yang memberatkan bagi peserta migran ini.
Tentang Kotamobagu
Kota Kotamobagu adalah salah satu kota di provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.
Jarak Kotamobagu ke Kota Manado yakni 171,2 km, atau memakan waktu sekitar 5 jam 2 menit perjalanan dengan kendaraan.
Sumber pendapatan utama kota ini adalah padi dan jagung.
Kota Kotamobagu mencakup wilayah daratan dan kepulauan dengan total luas daratan 184.33 km2.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kunjungan-kerja-bp2mi-di-sulawesi-utara-sulut-khusunya-di-kotamobagu.jpg)