Berita Bolmong

2 Bulan Lagi, Investasi Senilai Rp 150 Triliun Bakal Masuk ke Kabupaten Bоlmоng

Salah satu yang menjadi daya tarik bagi investor, karena Kabupaten Bolmong berbatasan dengan sebelah utara laut Sulawesi, sebelah timur Kotamobagu.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi Tribun Manado Nielton Durado.
FGD yang digelar oleh Pemkab Bolmong. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID -- Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) berada di zona ekonomi ekslusif (ZEE) dan bibir Asia Pasifik

Dengan memiliki luas wilayah kurang lebih 4.083,94 kilometer persegi. 

Menjadikan Kabupaten Bolmong sebagai tujuan bagi investor untuk menanamkan modalnya.

Salah satu yang menjadi daya tarik bagi investor, karena Kabupaten Bolmong berbatasan dengan sebelah utara laut Sulawesi, sebelah timur Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). 

Selain itu bersebelahan sebelah selatan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), sebelah barat dengan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dan Kabupaten Bolsel.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bolmong Taufik Mokoginta mengatakan, kehadiran PT Kawasan Industri Mongondow (KIMONG) di Bolmong, membawa angin segar bagi para pencari kerja di Bolaang Mongondow Raya (BMR). 

Upaya menghadirkan investor ini, sebagai kerinduan bagi Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow untuk konektivas visi misi pemerintah Provinsi Sulut salah satunya pengentasan kemiskinan.

Taufik menjelaskan, ketersediaan tenaga kerja di Kabupaten Bolmong usia 15 – 55 Tahun kurang lebih 79.000 jiwa.

Dengan ketersedaiaan jumlah tenaga kerja hampir 80 ribu jiwa itu, akan membawa perputaran ekonomi diperkirakan Rp 2,5 triliun, dengan asumsi upah tenaga kerja Rp 3 juta perbulan.

"PT Kimong akan membawa investasi sebesar Rp 160 triliun, maka PAD Kabupaten Bolmong bisa naik mencapai 1 triliun atau sama dengan APBD Kabupaten Bolmong saat ini,” kata Taufik saat menggelar kegiatan Forum Group Discussion (FGD) di rumah dinas Bupati Lolak, Sabtu 19 Maret 2022.

FGD itu dihadiri Kepala Biro Ekonomi dan SDM Pemprov Sulut Lukman Lapadengan mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey serta sejumlah staf khusus Gubernur. 

Taufik menjelaskan, kehadiran PT Kimong juga akan membangun industri dari hulu sampai hilir.

Dengan mengubah sampah plastik menjadi bahan baku industri. 

Seperti bahan pakaian, benang, botol dan lain sebagainya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved