Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Kabar Gembira, Warga Indonesia 86,6 Persen Sudah Punya Antibodi Covid-19, Ini Hasil Surveinya

Hasil survei serologi menunjukkan bahwa 86,6 persen penduduk Indonesia sudah memiliki antibodi terhadap Covid-19.

Editor: Frandi Piring
Biro Setpres/Agus Suparto
Presiden Jokowi saat meninjau proses vaksinasi COVID-19. Hasil Survei Warga Indonesia 86,6 Persen Sudah Punya Antibodi Covid-19. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hasil survei Serologi menunjukkan bahwa 86,6 persen penduduk Indonesia sudah memiliki antibodi terhadap Covid-19.

Dilansir dari Kompas.com, para peneliti dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ( FKM UI ) mengungkapkan hasil survei serologi yang dilakukan pada November-Desember 2021.

Serologi Survei adalah penelitian tentang kekebalan masyarakat terhadap virus penyebab Covid-19.

Penelitian ini dilakukan dengan mengecek antibodi yang berada di dalam darah.

Ahli epidemiologi Pandu Riono mengatakan, survei serologi penting dilakukan untuk menggambarkan tingkat kekebalan yang dimiliki masyarakat terhadap Covid-19.

Kekebalan tersebut diperoleh dari infeksi alamiah dan vaksinasi Covid-19.

"Dengan imunitas kadar yang cukup tinggi maka kita bisa menekan pasien yang harus dirawat di RS, ICU atau sampai wafat," kata Pandu dalam konferensi pers secara virtual terkait "Hasil Serologi Survey Nasional", Jumat (18/3/2022).

(Presiden Joko Widodo datang meresmikan dan meninjau Jalan Tol Manado - Bitung, serta meninjau kegiatan Vaksinasi Dosis I, II dan Booster di Pelabuhan Peti Kemas (Pemprov Sulut)

Hasil survei serologi menunjukkan bahwa 86,6 persen penduduk Indonesia sudah memiliki antibodi terhadap Covid-19.

Tingkat antibodi Covid-19 paling tinggi pada mereka yang sudah divaksinasi dosis kedua.

Selain itu, 73,9 persen penduduk Indonesia yang belum divaksinasi sudah memiliki antibodi Covid-19.

"Hal ini menunjukkan bahwa proporsi penduduk yang terinfeksi Covid-19 sudah tinggi," ujar salah satu peneliti dari FKM UI Iwan Ariawan.

Adapun survei ini dilakukan dengan melibatkan sampel di 100 kabupaten/kota.

Kemenkes dan FKM UI mengambil 20 orang sampel utama dan 60 serta sampel cadangan di setiap desa/kelurahan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved