Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Seleb

Akhirnya Fakta Baru Kasus Indra Kenz Terkuak, Tak Kooperatif hingga Nekat Hilangkan Barang Bukti

Polisi terus mengusut kasus penipuan aplikasi berkedok trading binary option platform Binomo dengan tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz.

Editor: Shity Nurjanah
Instagram @rumpi_gosip @indrakenz
Potret terbaru Indra Kenz kenakan seragam tahanan oranye 

Menurut polisi, ponsel yang disita penyidik saat ini adalah ponsel baru milik Indra Kenz, sehingga ponsel tersebut tidak memuat bukti apapun terkait kasus Binomo.

Tak hanya menghilangkan dua barang bukti itu, Indra juga diduga sudah mengurangi jumlah uang yang berada di dalam rekeningnya.

"Pada saat kita mau sita, dia kan rekeningnya udah sedikit. Sudah ada yang ajarin tuh, cuma Rp 1,8 miliar rekeningnya, sudah dipindahin," kata Brigjen Whisnu Hermawan.

Diajari orang lain

Semua barang mewah Indra Kenz diduga cuma pinjaman (Instagram @indrakenz)

Whisnu menduga Indra tidak mungkin seorang diri saat menghilangkan ponsel, laptop, hingga mengurangi uang di rekening milik Indra.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus), kata dia, sedang mengejar mitra dan orang yang terlibat membantu Indra Kenz.

Menurut dia, dalam waktu dekat polisi juga akan mengungkapkan orang baru selain Indra yang terlibat kasus trading binary option itu.

"Memburu afiliasinya, yang membantu dia. Makanya, minggu depan ada yang baru lagi. Tenang aja," kata Brigjen Whisnu Hermawan.

Sementara terkait uang Indra Kenz yang disembunyikan, penyidik akan berkerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi (PPATK) untuk menelusurinnya.

Fakarich terseret

Dittipideksus Bareskrim menduga Indra memiliki tim khusus yang diduga bertugas menyembunyikan uang dalam rekening Indra.

Kendati demikian, Whisnu masih belum memberikan rincian jumlah dan identitas dari tim Indra Kenz tersebut.

"Sudah adalah tapi masih kita dalami. Arahnya ada tim beberapa orang, tim Indra Kenz yang membantu Indra Kenz," kata Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan, Kamis (17/3/2022).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved