Kasus Pembunuhan di Manado

Ibadah Pemakaman Marcela Awuy Korban Pembunuhan di Banjer, Keluarga Dihibur dengan Ayat Alkitab

Tengah berlangsung ibadah pemakaman Marcela Awuy di rumah duka beralamat Kelurahan Teling Atas Lingkungan 1 Manado.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
Arthur Rompis/Tribunmanado
Rumah duka kasus pembunuhan di Banjer Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - "Yesus kawan yang sejati, bagi kita yang lemah, tiap hal boleh dibawa. Dalam doa padanya,".

Lagu Yesus Sahabat Yang Sejati dilantunkan dengan khusyuk oleh keluarga Marcela Awuy, korban pembunuhan sadis oleh pacarnya serta pelayat, Selasa (8/3/2022). 

Saat itu tengah berlangsung ibadah pemakaman Marcela Awuy di rumah duka beralamat Kelurahan Teling Atas Lingkungan 1 Manado.

Hujan deras yang turun menambah suasana duka. 

Episode menyesakkan tampak saat keluarga memberikan untaian kasih. Ayah, ibu, kakek dan saudara Marcela bergantian memberikan untaian kasih.

Langkah mereka berat, seolah olah bahu memikul seluruh beban dunia.

Tapi mereka dikuatkan dengan sejumlah ayat firman Tuhan dalam Alkitab.

"Hidup bagiku adalah Kristus dan mati adalah keuntungan".

"Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman."

Sambutan dari pemerintah setempat serta tokoh agama meminta keluarga untuk mengimani maksud Tuhan yang indah di balik semua penderitaan.

Keluarga diminta menyerahkan masalah itu ke aparat berwajib.

Pdt Jeffry dalam khotbahnya membeber, realitas hidup manusia yang terbatas di dalam dunia.

"Pemazmur katakan hidup kita seperti rumput dan bunga," kata dia.

Ia menyatakan, duka karena kehilangan Marcela Awuy sangat memukul batin keluarga. Namun hukum mata ganti mata tak berlaku lagi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved