Berita Bolsel
Tahun 2022, 14 CJH Bolsel Siap Berangkat ke Tanah Suci
"Terkait dengan kenaikan biaya haji, sampai sekarang belum ada keputusan resmi," ujar dia.
Penulis: Indra Wahyudi Lapa | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Biaya untuk ibadah haji tahun 2022 kali ini dipastikan akan mengalami kenaikan.
Namun terkait keputusannya sampai dengan hari ini belum jelas.
Hal ini dikatakan oleh Kepala Kantor (Kemenag) Bolsel Drs. Nasri Sakamole melalui Kepala Seksi penyelenggaraan haji dan umrah Moh. Zulkifli Latoale, ketika ditemui Tribunmanado.co.id, di kantornya, Selasa (22/2/2022).
"Terkait dengan kenaikan biaya haji, sampai sekarang belum ada keputusan resmi," ujar dia.
"Karena baru diusulkan untuk dibahas di DPRD," tambahnya.
Ia menyampaikan, perubahan itu karena biaya covid.
Contoh umroh kemarin, hanya berkisar 25-27 juta sekarang sudah berkisar 32-35 juta.
"Tergantung biaya lama karantina misal pada umroh. Disana itu kita harus karantina baru ibadah, karantina mandiri perhari di Hotel itu 1 juta,"
"Mungkin itu salah satu usulan menteri agama sehingga di naikan, tapi itu baru usulan," ucapnya.
Zulkifli mengatakan, skenario untuk penyelenggaraan haji 3 opsi. Pertama kuota penuh, kuota terbatas, dan tidak memberangkatkan jemaah haji.
"Untuk yang berangkat tahun ini di Bolsel ada 14 Calon Jemaah Haji (CJH) yang sudah melunasi 2 tahun lalu plus 1 orang, itu saya sendiri sebagai ketua Kloter yang membawahi 450 jemaah haji Sulut," aku dia.
Ia pun menambahkan, jemaah yang berangkat harus memenuhi syarat.
"Syaratnya sudah vaksin 1 dan 2, vaksin meningitis sama flu,"
"Karena syarat keberangkatan itu harus lengkap semua," ungkapnya
Intinya, kata dia jemaah haji bolsel Pemeriksaan kesehatan sudah siap semua.