Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sosok Franz Ferdinand Putra Mahkota Austria Hongaria, Kematiannya Jadi Sebab Perang Dunia I

Pembunuhan Franz Ferdinand dan istrinya dilakukan oleh kelompok teroris Serbia bernama Black Hand.

Editor: Alpen Martinus
Wikimedia Commons/http://bildarchivaustria.at
Ilustrasi Perang Dunia I 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Perang Dunia I menjadi tonggak bersejarah yang selalau dikenang hingga saat ini.

Perang tersebut berlangsung sekitar 4 Tahun 3 bulan.

Diawali dari peristiwa  terbunuhnya Putra Mahkota Austria Hongaria yang bernama Franz Ferdinand.

Baca juga: FLU SPANYOL Perang Kesehatan 100 Tahun Lalu, Tewaskan 50 Juta Orang, Melebihi Korban Perang Dunia I

Franz Ferdinand, putra mahkota Kerajaan Austria-Hongaria
Franz Ferdinand, putra mahkota Kerajaan Austria-Hongaria (hand over)

Insiden terbunuhnya Franz Ferdinand terjadi di Sarajevo, Serbia, pada 28 Juni 1914.

Ia tewas ditembak bersama istrinya, Sophie Chotek, yang merupakan Duchess Hohenberg atau gadis bangsawan Jerman.

Franz Ferdinand adalah pria kelahiran Graz, Austria, pada 1863 dari dinasti Hapsburgs.

Franz Ferdinand adalah putra dari Pangeran Karl Ludwig, adik Raja Austria-Hongaria Franz Joseph.

Baca juga: Sosok Kakak RA Kartini, Doktor Lulusan Belanda, Wartawan Perang Dunia I, Mampu Obati Sakit Pakai Air

Kronologi pembunuhan Franz Ferdinand

Pembunuhan Franz Ferdinand dan istrinya dilakukan oleh kelompok teroris Serbia bernama Black Hand. Penembaknya bernama Gavrilo Princip.

Ferdinand dan istrinya dibunuh oleh Princip menggunakan pistol jenis FN Model 1910 pada 28 Juni 1914 pukul 10.45.

Franz dan Sophie kala itu sedang melakukan kunjungan kenegaraan di Bosnia, yang telah dianeksasi oleh Austria-Hongaria.

History menuliskan, tanggal 28 Juni mereka pergi ke ibu kota Sarajevo untuk memeriksa pasukan kekaisaran yang ditempatkan di sana.

Baca juga: Nenek 79 Tahun di Ukraina Berlatih Perang, Demi Lindungi Cucu dari Serangan Rusia, Dipuji Tentara

Awalnya pasangan itu diserang oleh anggota organisasi Black Hand lain, Nedeljko Cabrinovic yang melemparkan granat ke arah mobil.

Untungnya granat itu jatuh di dekat mobil pengiring di belakang Ferdinand sehingga meledak dan melukai para pengiringnya.

"Jadi begini cara kalian menyambut tamu. Dengan bom!" teriak Ferdinand marah setelah dia berhasil sampai ke kediaman gubernur.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved