Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan di Bitung

Sosok Herry Dumais, Wartawan yang Tewas Kecelakaan Bersama Istri, Sempat Curhat Ini ke Temannya

Hergon begitu sapaan akrab, wartawan yang berpenampilan rambut kriwel ini meninggal dunia bersama sang istri tercinta Nurhaini Bakary

Editor: Chintya Rantung
Kolase Tribun Manado
Jenazah Herry wartawan di Bitung meninggal akibat kecelakaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Insan pers kota Bitung berduka.

Setelah mendengar kabar meninggal wartawan online Herry Djony Dumais (60).

Meninggal akibat kecelakaan pada kemarin Jumat (18/2/2022).

Bersama istri tepat di depan gereja katolik di Girian.

Herry Djony Dumais (60) wartawan media online Mediamanado.com, meninggal dalam insiden kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di jalan Wolter Monginsidi tepatnya di depan Gereja Katolik Girian.
Herry Djony Dumais (60) wartawan media online Mediamanado.com, meninggal dalam insiden kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di jalan Wolter Monginsidi tepatnya di depan Gereja Katolik Girian. (tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Herry Djony Dumais (60)  adalah wartawan media online Mediamanado.com.

Hergon begitu sapaan akrab, wartawan yang berpenampilan rambut kriwel ini meninggal dunia bersama sang istri tercinta Nurhaini Bakary (51) dengan kondisi tragis, diduga dilintas mobil bertonase besar.

Sontak laman sosial media (media) sempat menyiarkan video tragis ini, disusul dengan ucapan duka oleh seluruh wartawan Kota Bitung di facebook dan sejumlah WAG.

Meninggalnya Hergon, meningalkan kenangan sedih bagi dua rekan sejawatnya Andre Anthony wartawan TVRI dan Frangky Sumarauw wartawan Manado Post.

Tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas di jalan Wolter Monginsidi Girian Kota Bitung dan foto jenazah almarhum Herry Dumais di kantong jenazah warna orange
Tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas di jalan Wolter Monginsidi Girian Kota Bitung dan foto jenazah almarhum Herry Dumais di kantong jenazah warna orange (tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Keduanya sempat mengobrol-ngobrol dengan almarhum, di dekat kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di gerbang KEK Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari Jumat (18/2/2022) pagi.

“Waktu itu, kami dan Angky (Frangky Sumamarauw) sedang menunggu rekan wartawan lain untuk melakukan liputan.

Lalu almarhum berjumpa dengan kami, kata dia baru selesai mengantar sang istri ke kantor,” cerita Andre Anthony, Jumat (18/2/2022) malam.

Dalam percakapan yang berlangsung tidak sampai 30 menit, Andre dan Frangky mendengar almarhum seperti menyampaikan curahan hati (curhat).

Kata Hergon saat ini, dia dan almarhumah istrinya senang karena saat ini sudah semester dua di bangku kuliah serta mensyukuri kepercayaan yang diberikan pimpinan kepada sang istri sebagai seorang ASN.

“Ada isyarat dan pesan yang bisa kami ambil dari perkataannya almarhum,” kata Andre.

Kedua Jenazah korban Kecelakaan lalu lintas di Girian Bitung
Kedua Jenazah korban Kecelakaan lalu lintas di Girian Bitung (Ist)

"Kami terkejut saat sedang liputan, mendapat kabar Hergon meninggal karena kecelakaan. Sontak kami langsung mendatangi rumah sakit bersama rekan-rekan lainnya," tambah Frangky Sumarauw.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved