Kamis, 28 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Konflik Rusia Vs Ukraina

Amerika dan NATO Siap Lawan Rusia Jika Putuskan Serang Ukraina

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden memperingatkan serangan Rusia bisa terjadi dalam beberapa hari mendatang.

Tayang:
Editor: Aswin_Lumintang
EDUARDO MUNOZ/POOL PHOTO VIA AP
Presiden AS Joe Biden 

Dia menambahkan bahwa invasi Rusia skala penuh ke Ukraina tidak mungkin terjadi.

Para pemimpin separatis yang didukung Moskow di Ukraina timur mengatakan mereka akan mengevakuasi warga sipil ke Rusia karena kekhawatiran eskalasi signifikan dalam pertempuran tumbuh.

Pengumuman oleh kepala Republik Rakyat Luhansk (LPR) dan Republik Rakyat Donetsk (DPR) yang memproklamirkan diri itu muncul setelah pemberontak dan pemerintah Ukraina saling tuding penembakan dan pelanggaran gencatan senjata lainnya di Donbas.

Juga pada Jumat, badan intelijen militer Ukraina mengatakan memiliki informasi bahwa pasukan khusus Rusia telah menanam bahan peledak di sejumlah fasilitas infrastruktur sosial di Donetsk yang dikuasai separatis.

“Langkah-langkah ini bertujuan untuk mengacaukan situasi di wilayah yang diduduki sementara di negara kita dan menciptakan alasan untuk menuduh Ukraina melakukan tindakan teroris,” kata Intelijen Pertahanan dari Dinas Keamanan Negara Ukraina di akun Twitter resminya.

Baca juga: Prajurit TNI Praka Fermansyah Ditembak KKB Papua Sabtu Pagi, Daerah Ilaga Diserang

Baca juga: KKB Papua Kembali Berulah, Tembak Satu Prajurit TNI Anak Suku Biak, Kapendam Cenderawasih Geram

Layanan itu mendesak warga Donetsk untuk tidak meninggalkan rumah mereka dan tidak menggunakan transportasi umum.

Dinas Keamanan Federal Rusia tidak segera menjawab permintaan komentar dari kantor berita Reuters atas tuduhan Ukraina.

Sementara itu, pejabat tinggi pemerintahan Biden sekali lagi memperingatkan Rusia bahwa Washington akan menanggapi dengan sangat tegas jika Moskow memutuskan untuk menyerang.

Dia menambahkan bahwa pemerintah AS siap untuk memberlakukan kontrol ekspor yang akan menolak akses Rusia ke "input teknologi" yang hanya diproduksi oleh AS dan sekutunya.

(Tribunnews.com/Yurika)

Artikel lain terkait Konflik Rusia-Ukraina

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved