Sosok

Kisah Wang Cong’er, Sosok Serupa Sang Legendaris Mulan, Pimpin Pemberontakan kepada Dinasti Korup

Dia adalah anggota Masyarakat Teratai Putih, yang dianggap memiliki aliran sesat dan organisasi subversif yang memimpin pemberontakan.

Editor: Rizali Posumah
google.com
Film Mulan dari Disney 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pada abad ke 18 masehi di Tiongkok hiduplah seorang pendekar perempuan bernama Wang Cong'er. 

Di abad 18 daratan Tiongkok bukanlah tempat yang mudah bagi mereka yang terlahir miskin, terutama seorang perempuan. 

Di masa dan di tempat seperti inilah, Wang Cong’er dilahirkan, sekitar tahun 1777 di provinsi Hubei, China Tengah, dari keluarga petani miskin.

Tidak ada uang untuk sewa, dan keluarga terpaksa meminjam dengan bunga tinggi, ketika mereka tidak bisa membayar, maka keluarga-keluarga itu diusir dari tanah mereka, mengakibatkan pengemis ada di mana-mana.

Ayahnya meninggal ketika Wang Cong’er masih muda, meninggalkan ibunya yang mencoba menghasilkan uang dengan cara apa pun yang dia bisa.

Ibunya mengambil cucian dan menjahit dan mempekerjakan dirinya sebagai pembantu rumah tangga, tetapi masih tidak bisa juga memberi makan keluarga.

Wang Cong’er terpaksa mengemis dan sering pergi tanpa makanan atau sepatu dan hanya berpakaian compang-camping.

Ketika dia berusia tujuh tahun, ibunya mengizinkannya bergabung dengan sekelompok penghibur keliling, yang mengajarinya akrobat dan seni bela diri.

Maka Kung Fu menjadi seni bela diri yang menjadi keahliannya, dan merupakan dasar dari semua bela diri Timur.

Kung Fu melatih disiplin fisik dan mental, serta mengajarkan spiritualitas dan filisofi Buddhis pada Wang Cong’er.

Dia bisa menguasai tuntutan fisik dan mental dari disiplin ini yang sangat langka bagi seorang wanita pada waktu itu, membuatnya sangat dihormati di antara teman-temannya.

Wang Cong’er bepergian dengan grup itu di seluruh negeri selama delapan tahun dan mereka berbagi keuntungan dari pertunjukan mereka secara merata.

Meskipun dia dihormati di antara rombongan, dalam masyarakat Tiongkok Wang Cong'er dianggap sebagai bagian bawah tiang totem karena dia adalah seorang wanita jalanan.

Ketika dia berusia enam belas tahun, dia melawan serangan dari sekelompok pria yang akan memperkosanya atau lebih buruk lagi ketika dia dibantu oleh seorang pria yang lewat yang melihat keributan.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved