Berita Bolsel
IBI Bolsel Gelar Workshop tentang Penginputan Capain SKP via Aplikasi Siporlin Bagi Bidan
Workshop ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran dari Kemenkes RI terkait penutupan aplikasi surat rekomendasi kecukupan satuan kredit
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID -- Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), menggelar workshop Aplikasi Siporlin bagi 20 Bidan yang ada di Kabupaten Bolsel.
Workshop ini digelar di Sutan Raja Hotel Kotamobagu, Rabu (2/2/2022), dan dihadiri langsung oleh Ketua IBI Bolsel Selpiana H Deowali, SST, MKes, Ketua IBI Bolmong Suriaty Pionggolung, SST, MKes, dan Ketua IBI Boltim Boltim : Maria Pujiati, SST.
Ketua IBI Bolsel Selpiana H Deowali, mengatakan jika workshop ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran dari Kemenkes RI terkait penutupan aplikasi surat rekomendasi kecukupan satuan kredit profesi (SKP) secara manual.
Menurutnya, ada tiga syarat penting bagi seorang bidan sebelum bisa memulai prakteknya.
Yang pertama harus punya Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai anggota IBI yang terdaftar secara online.
Kedua yakni Surat Tanda Registrasi (STR), sebagai tanda jika seorang bidan ini terdaftar di Konsil KTKI Kemenkes tentang tenaga kesehatan.
Setelah STR dikeluarkan, maka yang ketiga adalah mengurus surat izin praktek bidan (SIPD).
Untuk mendapatkan SIPD ini, maka seorang bidan harus meminta rekomendasi dari Dinas Kesehatan, Ketua IBI Cabang di daerah, setelah itu bawa berkasnya ke SINTAP.
"Jadi ketiga ini adalah semacam SIM bagi seorang bidan sebelum melakukan praktek," kata dia.
Selpiana H Deowali, mengatakan jika sebelum tanggal 20 Desember 2021, STR bisa dibuat secara manual.
Karena bagi seorang bidan, STR harus diganti dalam kurun waktu lima tahun.
Untuk mengganti STR tersebut, seorang bidan harus mencapai 25 sasaran kinerja profesi (SKP) dalam lima tahun.
"Misalnya kita harus ikut seminar, jumlah pelayanan persalinan selama lima tahun, ini semua dilaporkan dalam SKP tersebut," ungkapnya.
"Dulunya pengisian SKP ini masih manual prosesnya, tapi sekarang para bidan diminta harus mengupload melalui aplikasi Siporlin," ungkapnya.
Untuk itulah, IBI Bolsel kemudian menggelar kegiatan Workshop tentang Aplikasi Siporlin ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/foto-bersama-pengurus-ibi-bolsel-usai-workshop67j.jpg)