Viral Medsos
Viral dan Menghebohkan! Tak Sanggung Bayar Ambulans Seorang Pria Bawa Jenazah Bayinya Pakai Motor
Asdar terpaksa membonceng bayinya dari Kabupaten Bone ke Kabupaten Sinjai dengan sepeda motor.
Asdar sudah melewati dua kecamatan dari Ibukota Bone yakni Kecamatan Barebbo dan tepat di Kecamatan Cina tiba-tiba mobil ambulance milik RSU Pancaitana menyusul mereka.
"Sopir mobil meminta saya untuk segera berhenti. Tapi saya menolak karena sudah terlanjur dan sudah di tengah perjalanan," kata Asdar.
Mereka buru tiba di kampungnya di Batulappa, Kecamatan Sinjai Timur pada pukul 11.00 Wita Jumat malam setelah menempuh perjalanan 70 kilometer lebih dari Ibukota Kabupaten Bone.

Manajmen RSU Pancaitana Bone Datangi Korban Minta Maaf
Sementara Kepala Bagian Administrasi RSU Pancaitana Kabupaten Bone, Fahruddin mendatangi langsung Asdar di rumahnya di Batulappa siang tadi.
Mereka bersama beberapa bidan dan dokter RSU Pancaitana Kabupaten Bone meminta maaf.
"Jadi kami atas nama menajmen meminta maaf atas masalah ini, tak seharusnya terjadi seperti ini Pak, ini salah," katanya saat tiba di rumah duka Asdar di Batu Lappa Sinjai.
Ia menjelaskan bahwa sikap sopir ambulance tersebut bukan sepengetahuan manajmen.
"Kondisi itu tidak disampaikan ke kami, melainkan sopir yang memutuskan," katanya.
Ia berjanji agar tidak terulang lagi seperti itu.
Manajemen RSU Pancaitana Kabupaten Bone juga menjanjikan untuk mengevaluasi seluruh bagian pelayanan kedepannya.
Keluarga Asdar adalah salah warga yang kurang mampu di Kabupaten Sinjai. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ayah di Sulawesi Bonceng Jenazah Anaknya 70 Km Karena Tak Sanggup Bayar Biaya Ambulans Rp 700 Ribu,
Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com