Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembunuhan di Subang

Babak Baru Kasus Pembunuhan di Subang, Danu Akhirnya Lega, Itu Semua Karena Hal Ini

Selama ini Danu memang sudah berkali-kali diperiksa polisi sebagai saksi terkait kematian istri dan anak Yosef itu.

Editor: Indry Panigoro
Kolase YouTube Yahya Mohammed dan TribunWow.com/Nazmi Abdurrahman
Polda Jabar menunjukkan sketsa terduga pelaku kasus Subang, Rabu (29/12/2021). Pengacara Danu, Achmad Taufan sempat bercanda dengan kliennya soal sketsa wajah pelaku. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pembunuhan di Subang terus bergulir.

Hingga hari ini, kasus tersebut belum menemui titik terang.

Meski sudah banyak saksi yang diperiksa.

Namun siapa pelakunya belum terungkap.

Ya kini sudah memasuki bulan Februari 2022.

Itu berarti, kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang mulai memasuki bulan keenam.

Hampir setengah tahun berlalu, kepolisian belum juga berhasil mengungkap pelaku pembunuhan yang menewaskan Tuti Suhartini serta Amalia Mustika Ratu.

 

Padahal, Kapolda Jabar Irjen Suntana sempat menyatakan bahwa pelaku akan diungkap secepatnya di awal Januari 2022.

Terkini, kepolisian telah menyebar sketsa terduga pelaku ke seluruh Indonesia.

Hal itu membuat salah satu saksi yang kerap terpojok asumsi liar, kini merasa lebih lega.

Muhammad Ramdanu alias Danu, makin yakin kalau dirinya tidak terlibat kasus Subang.

Selama ini Danu memang sudah berkali-kali diperiksa polisi sebagai saksi terkait kematian istri dan anak Yosef itu.

"Kalo pun misalkan pelaku yang ada di sketsa Polda Jabar sudah ditangkap, tentu permasalahannya masih belum selesai. Pasti ada dalangnya dan pasti ada juga motifnya, nanti ketahuan entah itu dari yayasan atau dari keluarga sendiri," ucap Achmad Taufan kuasa hukum Danu saat dihubungi melalui sambungan seluler, Senin (31/1/2022).

Danu jadi saksi
Danu jadi saksi ((Tribun Jabar/Youtube Kompas TV))

Melihat dengan progres kinerja yang dilakukan oleh Polda Jabar dengan menyebarkan sketsa terduga pelaku dan menyatakan yang berada disketsa Daftar Pencarian Orang (DPO), menurut Taufan, ia semakin yakin bahwa kliennya tersebut tidak terlibat apapun.

"Ya kalo itu tentu jelas, saya melihat dalam sketsa terduga pelaku juga masih DPO, bukan hanya itu, dari sketsa itu bukan Danu juga keliatannya," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved