Vaksinasi Covid

Info Tentang Vaksin Booster Moderna, Ini Efek Sampingnya

5 vaksin covid 19 sudah memiliki izin Penggunaan Darurat/Emergency Use Authorization (EUA). Sudah diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan.

kolase Tribun Manado
Ilustrasi vaksin covid 19. Vaksin astrazeneca, moderna, dan sinovac 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Lima vaksin covid 19 sudah memiliki izin Penggunaan Darurat/Emergency Use Authorization (EUA). 

Sudah diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

5 vaksin Covid-19 tersebut sebagai vaksin dosis ketiga atau vaksin booster sejak Senin (10/1/2022).

Baca juga: Gempa Terkini Pukul 11.38 WIB Senin 31 Januari 2022, Guncang Jatim di Laut, Info BMKG Titik Lokasi

Baca juga: Curhat Mahasiswi Banjarmasin Korban Rudapaksa Polisi: Bripka BT Hancurkan Fisikku dan Psikisku

Baca juga: Musik Bambu Fajar Iringi Rapat Parpurna HUT Ke-597 Daerah Sangihe

Ilustrasi vaksin Covid-19,

Ilustrasi vaksin Covid-19, ((SHUTTERSTOCK/PalSand))

Lima jenis vaksin Covid-19 yang sudah memiliki izin penggunaan darurat adalah CoronaVac PT Biofarma, AstraZeneca, Moderna, Pfizer, dan Zifivax.

"Alhamdulillah kami Badan POM bisa melaporkan beberapa vaksin yang sudah mendapatkan izin penggunaan sebagai vaksin booster," ujar Kepala BPOM RI Penny K. Lukito, dalam konferensi pers virtual, Senin (10/1/2022).

Sama seperti pemberian vaksin dosis pertama dan kedua, vaksin booster juga memiliki efek samping pada penerimanya.

Lantas, apa efek samping vaksin booster Moderna?

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat telah mengeluarkan kebijakan terkait penggunaan vaksin booster jenis Moderna.

CDC sangat menyarankan dosis penggunaan vaksin Moderna dengan takaran half dose (setengah dosis).

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin secara virtual saat konferensi pers Evaluasi PPKM yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (3/1/2022).

"CDC sama FDA Amerika mengeluarkan kebijakan untuk Moderna itu boosternya half dose. Karena memang ada isu kerasnya Moderna, ada efek KIPI-nya."

"Sekarang ITAGI sedang melakukan riset ya mudah-mudahan bisa selesai di tanggal 10 Januari."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved