Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Fakta Dua Penjara di Rumah Pribadi Bupati Langkat, Tahan 40 Orang dan Disiksa, Ini Modusnya

Inilah profil dan biodata Terbit Rencana Peranginangin, Bupati Langkat, Sumatera Utara yang memiliki kerangkeng manusia di rumahnya.

Editor: Alpen Martinus
tribun medan
Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin yang punya kerangkeng manusia di rumahnya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin belakangan menjadi sorotan masyarakat.

Itu setelah di belakang rumahnya ditemukan kerangkeng atau penjara manusia.

Kerangkeng tersebut rupanya digunakan sebagai tempat orang-orang yang dipekerjakan di kebun kelapa sawit miliknya.

Baca juga: Bupati Langkat yang Rumahnya Digeledah KPK, Capai Rp 85 Miliar, Libatkan Brimob Polda Sumut


Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin yang punya kerangkeng manusia di rumahnya. Berikut profil dan biodatanya. (Tribun Medan)

Inilah profil dan biodata Terbit Rencana Peranginangin, Bupati Langkat, Sumatera Utara yang memiliki kerangkeng manusia di rumahnya.

Terungkapnya kerangkeng manusia itu setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Terbit Rencana Perangin-angin terkait dugaan suap fee proyek infrastruktur pekan lalu.

Kerangkeng manusia itu berisi orang-orang yang dipekerjakan Terbit Rencana Peranginangin di kebun kelapa sawit miliknya.

Kerangkeng atau penjara itu berada di belakang rumah pribadi Terbit Rencana Peranginangin yang ada di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat.

Baca juga: Bupati Langkat, Pejabat, ASN dan Swasta Terlibat Korupsi di Gelandang ke Gedung KPK

Hal ini menimbulkan dugaan adanya perbudakan modern yang dilakukan sang bupati.

Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care Anis Hidayah mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, di lahan belakang rumah Bupati tersebut ditemukan ada kerangkeng manusia yang dipekerjakan di kebun kelapa sawitnya mengalami eksploitasi yang diduga kuat merupakan praktek perbudakan modern.

Menurut Anis, penjara yang ada di rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin cuma modus rehabilitasi.

Kenyataannya, penjara itu digunakan untuk menyiksa para pekerja perkebunan sawit.

Baca juga: Sosok Iskandar Perangin Angin, Kakak Bupati Langkat yang Ditangkap KPK, Ternyata Seorang Kepala Desa

Dari hasil penelusuran Migrant Care, sudah ada 40 orang pekerja yang ditahan di penjara pribadi Terbit Rencana Peranginangin.

Mereka semua disiksa sedemikian rupa, lalu dipaksa bekerja selama 10 jam.

"Ada dua sel di dalam rumah Bupati yang digunakan untuk memenjarakan sebanyak 40 orang pekerja setelah mereka bekerja," ungkap Anis, usai melapor di Komnas HAM, Senin (24/1/2022).

Anis mengatakan, para tahanan itu akan bekerja mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Setelah bekerja, para tahanan akan dipukuli oleh orang suruhan Bupati Langkat.

Sehingga, kata Anis, saat KPK menggeledah kediaman Terbit Rencana Peranginangin, ditemukan sejumlah pekerja yang wajahnya babak belur.

"Mereka dimasukkan ke dalam kerangkeng atau sel setelah bekerja agar tidak punya akses kemana-mana," katanya.

Atas temuan itu pula, Migrant Care meyakini bahwa hal tersebut merupakan bentuk perbudakan modern.

Terlebih, para pekerja ini tidak mendapatkan upah atau gaji dari Terbit.

Jika meminta upah, pekerja akan disiksa sedemikian rupa.

"Setiap hari mereka hanya diberi makan dua kali sehari. Selama bekerja mereka tidak pernah menerima gaji," katanya.

Sementara itu, Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan bahwa penjara itu sebagai tempat rehabilitasi biasa.

Meski sudah tahu penjara itu berdiri 10 tahun tanpa mengantongi izin, Panca yang mengaku ikut menangkap Terbit Rencana Peranginangin tidak ada melakukan tindakan apapun.

Sebelumnya, Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (18/1/2022) malam.

Ia diamankan bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Langkat di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut).

Tim KPK pun bergerak cepat menelusuri bukti-bukti dugaan korupsi dengan melakukan penggeledahan.

Termasuk menggeledah rumah pribadi Terbit Rencana Perangin Angin di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (19/1/2022).

Rumah megah bercat warna putih tertutup rapat setelah petugas masuk ke lokasi.

Tiga mobil Brimob disiagakan di depan rumah Terbit Rencana Perangin Angin.

Saat Tribun-Medan.com hendak masuk, petugas langsung menutup pagar.

Pantauan Tribun, rumah pribadi Terbit Rencana Perangin Angin terlihat megah yang dikeliling tembok setinggi 2 meter.

Rumah dua lantai berarsitektur modern itu memiliki halaman yang sangat luas.

Kediaman Terbit Rencana Perangin Angin tampak kontras dengan rumah-rumah di sekitarnya yang cukup terlihat sederhana.

Bangunan megah berwarna putih ini terlihat menghimpit rumah warga sekitar.

Pagarnya terlihat lebih tinggi dari pada bangunan rumah tetangga Bupati.

Untuk sampai ke rumah Bupati Terbit, akses jalan masih ada yang rusak, lantaran berstatus milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Namun, sebagian jalannya sudah dapat dilalui kendaraan.

Dari balik pagar hitam yang tinggi, halaman luas akan menyambut orang yang masuk ke dalamnya.

Dinding bangunan yang terbuat dari batu alam memperlihatkan megahnya kediaman bupati.

Diperkirakan rumah Bupati Terbit berdiri di atas lahan seluas dua hektare.

Di halaman terlihat banyak pepohonan layaknya seperti taman.

Profil dan Biodata Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin

Dilansir laman resmi langkatkab.go.id, Terbit Rencana Peranginangin resmi dilantik menjadi Bupati Langkat periode 2019-2024, pada 20 Februari 2019 lalu.

Sebelum menjabat sebagai Bupati Langkat, Terbit Rencana sebelumnya pernah menjadi Ketua DPRD Langkat, pada periode 2014-2018.

Dikutip dari Tribun Medan, Terbit Rencana Peranginangin lahir di Raja Tengah, Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, 24 Juni 1972.

Terbit Rencana diketahui aktif dalam organisasi kepemudaan sejak ia belum terjun ke dunia politik.

Sejak tahun 1997 hingga saat ini Terbit Rencana pun masih menjabat sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila.

Beragam jabatan telah diemban Terbit selain menjadi Bupati Langkat.

Di antaranya Terbit menjabat sebagai Ketua SPTI/SPSI Kabupaten Langkat, pada tahun 2002 -2022.

Tak sampai disitu, Terbit juga memantapkan dirinya menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Langkat, pada tahun 2015-2020.

Riwayat Pendidikan

Pada tahun 1981, Terbit mulai mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar Inpres No. 053963 Raja Tengah dan lulus pada tahun 1987.

Kemudian Terbit melanjutkan pendidikannya di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kuala Tahun Masuk 1987 dan lulus pada tahun 1990.

Setelahnya Terbit melanjutkan pendidikan di Sekolah Pertanian Pembangunan SPP Medan Tahun 1990 hingga lulus pada tahun 1993.

Biografi

Nama : Terbit Rencana Perangin-angin

Tempat/Tanggal Lahir : Raja Tengah, 24-06-1972

Alamat Tempat Tinggal : Dusun I Nagka Lima, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat

Status Perkawinan : Kawin

Agama : Islam

Isteri : Tiorita Br Surbakti

Anak : Dewa PA Matiasiswa dan Ayu Jelita Br Parangin-angin. (tribunnews/tribun medan)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul BIODATA Bupati Langkat yang Punya Kerangkeng Manusia di Rumahnya, Migrant Care: 40 Pekerja Disiksa

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved