Torang Kanal
Banyak Jalan Rusak, Cewek Manado Nadya Syeren Maruru Minta Pemerintah Lebih Memperhatikan
Perempuan berusia 20 tahun tersebut mengatakan ada beberapa faktor yang menurutnya menjadi penyebab jalan rusak.
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebagai salah satu kota penting di Sulawesi Utara (Sulut), masih banyak ditemui jalan rusak di Kota Manado.
Beberapa di antaranya adalah Jalan Arie Lasut, Jalan Raya Politeknik, Jalan Sea, hingga yang paling legendaris adalah Jalan Lengkong Wuaya.
Hal ini juga menjadi perhatian perempuan asal Manado bernama Nadya Syeren Maruru.
Perempuan berusia 20 tahun tersebut mengatakan ada beberapa faktor yang menurutnya menjadi penyebab jalan rusak.
Beberapa faktor tersebut adalah lingkungan di sekitar jalan yang tidak memiliki drainase dan banyak kendaraan besar seperti truk pengangkut barang yang banyak melintasi jalan tersebut.
"Kalau tidak ada drainase airnya jadi menggenang di jalan," ujar Nadya ketika dihubungi Tribunmanado.co.id, Senin (24/1/2022).
Sama seperti warga Kota Manado pada umumnya, Nadya merasa kerusakan jalan menjadi salah satu penghambat berlalu lintas.
"Bikin lalu lintas jadi macet dan bisa menyebabkan keterlambatan sampai ke tempat tujuan karena jalan rusak tersebut," sambung mahasiswa Jurusan Teknik Elektro di Politeknik Negeri Manado.
Sayangnya di Manado tidak ada jalur yang khusus hanya bisa dilalui truk besar sehingga mereka harus melewati jalan umum.
Nadya menyarankan agar pemerintah lebih memperhatikan jalan yang sering menjadi lintasan truk besar agar ada perawatan lebih dan perbaikan secara berkala.
Ketika sudah terjadi kerusakan, pemerintah sebaiknya juga menaruh perhatian yang serius.
"Tentunya jalan rusak yang ada diperbaiki dan membuat drainase agar air tidak menggenang," tutur Nadya.
Jika jalan rusak diperbaiki, Nadya juga meminta agar masyarakat membantu baik secara material maupun non-material.(*)
Biodata Nadya:
Nama: Nadya Syeren Maruru