Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Obor Pemuda GMIM, Kelurahan 23:1, Jangan Membelokkan Hukum Tetapi Hormati dan Hargai Hak-hak Manusia

Obor pemuda GMIM, renungan Minggu 31 Agustus 2025. Pembacaan alkitab terdapat pada Kelurahan 23:1.

Editor: Chintya Rantung
Chintya Rantung/Tribun Manado
OBOR PEMUDA GMIM - Renungan Minggu 31 Agustus 2025. Pembacaan alkitab terdapat pada Kelurahan 23:1. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Obor pemuda GMIM, renungan Minggu 31 Agustus 2025.

Pembacaan alkitab terdapat pada Kelurahan 23:1.

Tema perenungan adalah Jangan Membelokkan hukum tetapi hormati dan hargai hak-hak manusia.

Ada sebuah ilustrasi tentang Regina, seorang mahasiswi hukum Kristen, dikenal tenang dan tidak suka cari masalah.

Suatu hari, temannya, Fian, dituduh melakukan plagiarisme dan hampir dikeluarkan. Banyak teman sekelas mendukung tuduhan itu karena Fian memang tidak disukai. 

Grup kelas bahkan mulai menyusun petisi agar dosen tidak memberi toleransi.

Tapi Regina tahu fakta sebenarnya; Fian memang tidak menciplak.

Ia hanya kebetulan punya topik skripsi yang mirip dengan milik mahasiswa angkatan lama. Saat Regina memutuskan bersaksi untuk membela Fian, teman-temannya marah. 

Mereka menganggap Regina mengkhianati solidaritas. Tapi Regina tetap pada pendiriannya. “Kebenaran tidak ditentukan oleh siapa yang paling disukai, tapi oleh siapa yang berdiri di pihak Tuhan,” katanya.

Akhirnya, dosen memeriksa ulang dan memutuskan Fian tidak bersalah. Beberapa waktu kemudian, teman-teman yang dulu menjauh mulai menghormati Regina.

Mereka melihat bahwa berani adil di tengah tekanan adalah sikap yang langka dan mulia.

Adakah teruna gereja yang masih punya integritas seperti ini? Ataukah kita lebih takut dengan tekanan massa untuk menyatakan kebenaran dan rela membelokkan apa yang seharusnya kita katakan?

Di dunia yang serba cepat dan dipenuhi opini, nilai keadilan bisa menjadi sangat fleksibel tergantung kepentingan. Banyak orang rela membelokkan kebenaran demi kenyamanan pribadi, popularitas, atau rasa kasihan yang tidak sehat.

Namun, dalam Keluaran 23:1–13, Tuhan memberikan pedoman jelas bagi umat-Nya, termasuk generasi muda hari ini: jangan memutarbalikkan hukum dan hormatilah hak setiap manusia termasuk yang paling kecil dan paling tidak disukai sekalipun. 

Ayat-ayat ini mencakup dua sisi penting dari keadilan: menjaga integritas dalam berkata benar dan aktif memperjuangkan yang benar.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved