Berita Bolmut

Hilda Potabuga Tanggapi Polemik Pemberhentian Guru oleh Kepala Desa di Bolmut

Sangadi (Kepala Desa, red)  Bigo, Irwan Pontoh menuturkan, pihaknya memang benar akan melakukan pemberhentian pada Guru Bantu.

Penulis: Rezki Lintang | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Hilda Potabuga. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemberhentian Guru Bantu di sejumlah Desa yang ada di Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) memunculkan polemik. 

Ada 3 Desa di Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), yang terkonfirmasi melakukan pengurangan Guru Bantu, yakni Desa Boroko, Desa Bigo dan Desa Bigo Selatan. 

Sangadi (Kepala Desa, red)  Bigo, Irwan Pontoh menuturkan, pihaknya memang benar akan melakukan pemberhentian pada Guru Bantu di lingkungan Paud Bigo yang ada saat ini.

"Jadi saat ini, memang ada satu orang yang bekerja di KB Anggrek kita keluarkan. Alasannya karena Dana Desa (DD) itu di fungsikan untuk masyarakat desa setempat.

Sehingganya kami menggantikan Guru Bantu yang berasal dari desa lain dengan masyarakat kami," ungkapnya pada media ini,  (22/01/2022).

Hal yang serupa juga terjadi di Desa Bigo Selatan, Isran Suleman selaku sangadi setempat mengatakan akan melakukan pengurangan Guru bantu di lingkungan TK Perintis.

penyebabnya karena adanya keluhan masyarakat yang menginginkan diberdayakan sebagai Guru bantu di TK yang dimaksud. 

"Memang kemungkinan besar kedua guru bantu di desa ini akan diberhentikan.

Sebab, masyarakat meminta untuk tenaga guru bantu itu harus masyarakat desa setempat.

alasan karena honor guru bantu bersumber dari DD yang semestinya digunakan untuk masyarakat desa setempat," ujar Suleman saat ditemui media ini dikediamannya, Jumat (23/02/2022).

Tak berbedah jauh dengan dua desa di atas, Desa Boroko pun demikian.

Dahlan Lasena selaku Sangadi di Desa Boroko menuturkan, penyebab terjadinya pengurangan Guru Bantu di lingkungan KB Junior karena setelah pihaknya mengikuti sosialisasi Tentang PMK, PEPRES dan PERMENDES tentang pengelolaan DD tahun 2022.

Dalam pertemuan itu dijelaskan khusus guru bantu PAUD, diharuskan ada kenaikan gaji dengan regulasi 1 berbanding 8.

"Jadi berdasarkan soaialisasi yang kami ikuti, khusus pada tahun 2022 ini ada kenaikan Honor dari Rp 750 ribu / bulan menjadi Rp 1 juta / bln.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved